Ad 728x90

Selasa, 10 Februari 2026

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado melakukan langkah besar dalam membenahi sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). 

Belajar dari keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam mengelola data kemiskinan, tiga instansi strategis—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)—resmi memperkuat sinergi lintas sektor.


​Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan data kependudukan dengan basis data kesejahteraan sosial guna meminimalisir adanya bantuan yang salah sasaran atau tumpang tindih.


Pemerintah Kota Manado serius membenahi sistem penyaluran perlindungan sosial dengan melakukan studi banding terkait digitalisasi bansos ke Kabupaten Banyuwangi. 


Dalam pertemuan yang menghadirkan Kepala Dinas Sosial Pugu, Kabid Dinsos Irul, serta Kabid PIAK Disdukcapil Agustinus, terungkap bahwa kunci utama keberhasilan pengelolaan bantuan sosial terletak pada penghapusan ego sektoral antar-instansi.


Kolaborasi ini memastikan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergerak bersama sebagai agen pemerintah dalam mengawal pendataan, sehingga tidak ada lagi warga yang terabaikan karena kendala administrasi.


Salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah edukasi kepada masyarakat mengenai akurasi data pekerjaan pada KTP yang sering kali menjadi penghambat akses bantuan. 


Banyak warga yang secara ekonomi masuk kategori miskin namun status di identitasnya masih tertulis sebagai karyawan swasta, sehingga sistem otomatis menolak permohonan bantuan mereka.


Selain itu, dorongan kuat dari pimpinan untuk mempercepat perekaman administrasi kependudukan menjadi fondasi penting agar setiap bantuan yang dikucurkan memiliki dasar data yang valid dan transparan.


Sebagai langkah konkret, Disdukcapil Kota Manado akan segera melakukan sinkronisasi data dengan meminta data desil 1 hingga 10 dari Kementerian Sosial untuk diverifikasi ulang. Proses ini mencakup pembersihan data bagi warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, hingga percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).


Melalui fasilitas jemput bola bagi warga yang bermasalah secara administrasi, Pemkot Manado optimis integrasi data kependudukan dan sosial ini akan meminimalisir masalah klasik bantuan tidak tepat sasaran di masa mendatang.


Kepala Dinas Sosial Kota Manado Rollies Rondonuwu mengatakan, kunjungan atau Studi Tiru ini merupakan tindaklanjut dari Kemendagri tentang Digitalisasi Bansos Perlindungan Sosial (Digitalisasi Bansos Perlinsos). 


Dimana Pemkot Manado merupakan salah satu daerah yang dipilih menjadi Pilot Projeck dari 40 Kab/Kota di Indonesia. Ikut hadir dalam rombongan Kadis Pencatatan Sipil Erwin Kontu, Kepala Bidang Kominfo Yetty Mukuan dan Ferdinan Polii serta Kepala Bidang dari Dinsos Audy Rumengan.

*MidOn*

Senin, 09 Februari 2026

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan. 


Wakil Walikota Manado Richard Sualang, memberikan dorongan kuat bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar bertahan, tetapi berani melakukan ekspansi dan siap berkembang menghadapi tantangan pasar global.


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang saat menghadiri Temu Usaha di Bidang Distribusi Tidak Langsung, Selasa (10/2) di Peninsula Hotel.


Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI itu dihadiri para pelaku usaha, IKM dan UKM di Kota Manado dengan para distributor seperti Indogrosir, Aksesmu, Sampoerna dan lainnya. 


"Ini merupakan forum yang sangat bermanfaat, khususnya dalam membahas masa depan UMKM Kota Manado. 


Dan ini perhatian yang luar biasa dari Kementerian Perdagangan RI kepada kita di Kota Manado," ujar Sualang.


Melalui kegiatan tersebut, kata Sualang, para pelaku usaha baik itu toko maupun warung, mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengelola usaha secara lebih baik, tertata dan berkelanjutan.


"Bersyukur juga karena kementerian memberikan atensi khusus kepada Kota Manado dengan menghadirkan langsung narasumber yang kompeten untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan dengan para pelaku UMKM.


Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan saja. Akan tetapi juga mampu membangun jaringan usaha, serta mendorong pelaku UMKM di Kota Manado agar semakin siap berkembang dari skala lokal hingga ke pasar yang lebih luas," harapnya.


Sementara itu, Direktur Bina Usaha Perdagangan Septo Soepriyatno mengaku sangat bangga karena banyak pelaku UMKM yang terlibat.


"Karena kita mempertemukan antara pemasoknya dengan para ritelnya, dalam hal ini pemilik warung.


​Kita berharap dari pertemuan ini nantinya akan membuat usaha pemilik warung akan tumbuh lebih bagus lagi. 


Dan warung-warung tradisional bisa bersaing dengan ritel-ritel modern," ungkapnya.


Selain itu, pihaknya berharap ​para pemilik warung juga bisa mengakses dan mendapatkan ilmu tentang cara pengelolaan warung yang baik seperti apa. 


"Sehingga masyarakat juga dapat terlayani, terpuaskan dari pelayanan yang diberikan para pemilik warung tersebut," kuncinya.

*MidOn*

Minggu, 08 Februari 2026

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"


MANADO, CARIKABAR. ID
– Kota Manado, Ibu Kota Sulawesi Utara kembali menunjukkan taringnya sebagai destinasi internasional. Kali ini, rombongan mahasiswa asal Australia yang tengah mengikuti kegiatan, Manly Manado Society & FEB Unklab menggagas program "Pasiar Edu Tourism" untuk Kota Manado.


‎Program ini pun mendapat support penuh oleh Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Walikota Manado sebagai Honorable Member of Manly Manado Society bersama Ansell Angouw.

‎Walikota Manado, Andrei Angouw menyambut baik program ini. Angouw mengatakan, kegiatan ini searah dengan program pemerintah Kota Manado.

‎"Program mengajak mahasiswa Australia untuk datang ke Manado, Sulawesi Utara. Dengan tujuan belajar dan melakukan pelatihan berbagai ketrampilan," kata Angouw pada Senin (09/02/2026).
‎Dijelaskannya, para mahasiswa dari universitas ternama di Australia ini akan menjadi duta pariwisata Manado di negaranya.

‎"Outputnya adalah para mahasiswa yang terdiri dari jurusan sejumlah universitas ternama di Australia ini akan menjadi Ambassador Tourism of Manado yang secara langsung dapat mempromosikan tentang kota Manado di negaranya", ujarnya.

‎Diharapkan jajaran Pemerintah Kota Manado di lintas instansi bisa mendukung program baik ini.

‎"Program ini akan berlanjut terus dengan dukungan Pemerintah Kota Manado (lintas SKPD) di bawah koordinasi Dinas Pariwisata dan didukung oleh Manado Tourism Board," tukasnya.
‎Sejumlah tanggapan tentang Bunaken dan Kota Manado diutarakan oleh para mahasiswa Australia yang sudah merasakan langsung keindahan Kota Manado. Bagi mereka, berkunjung ke Kota Manado menjadi pengalaman baru dan menarik bagi mahasiswa yang datang dari berbagai Universitas Ternama di Australia ini.

‎Alexandra Lyons dari Sydney University mengatakan bahwa kecintaan dirinya terhadap Bunaken dan Kota Manado semakin mendalam karena ternyata Bunaken sangat indah.

‎''Bunaken is amazing and I love the people,"  ujarnya sambil menikmati ikan bakar bobara di Pulau Bunaken.

‎Begitu juga dengan Orriel Hull dari Queensland University of Technology. Dirinya menutur pengalamannya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Manado dan tak bisa di bayangkan bahwa Kota Manado punya pemandangan laut dan pesisir yang sangat bagus dan tidak kalah dengan negara Asia lainnya.

‎''I like Bunaken Island, and I have a hobby of diving, before I reach 3 meters I can already see the beauty of the coral, fish and turtles in the water on Bunaken Island, I promise to come back and will promote Manado wherever I am (saya menyukai pulau Bunaken, dan saya punya hobby menyelam, belum sampai 3 meter saya sudah bisa melihat keindahan karang, ikan dan penyu yang ada di dalam air di pulau Bunaken, saya berjanji akan kembali dan akan mempromosikan Manado di manapun saya berada)," katanya.

‎Ansell Angouw yang juga salah satu penggagas kegiatan ini mengatakan program pertukaran mahasiswa ini sangat penting untuk memperkenalkan Kota Manado di Negara Australia.

‎"Saya mensupport program Pasiar Edu Tourism ini. Program pertukaran students ini menjadi bagian penting untuk kita bisa memperkenalkan Kota Manado dan kearifan lokal yang ada di dalamnya," ujar Ansel.

‎Ia mengaharapkan, para mahasiswa dari Australia ini bisa mempromosikan pengalaman mereka berkunjung di Kota Manado.

‎"Diharapkan teman teman dari Aussie ini akan mengajak dan mempromosikan apa yang mereka alami dan rasakan di universitas masing- masing, jadi akan menjadi peluang besar lebih banyak yang akan mengikuti program Pasiar Edu tourism ini," ujarnya.

‎Semua peserta Pasiar Edu Tourism Australia-Manado terlihat menikmati kuliner dan suasana pesisir pantai Manado ditemani Ansell Angouw dan Felix Palenewen (Manado Tourism Board).

‎*MidOn*

Kamis, 05 Februari 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026


MANADO, CARI KABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan iven nasional Green Press Community (GPC) 2026 yang mengangkat dan membahas berbagai isu strategis lingkungan hidup. 


Dukungan ini mempertegas komitmen duet kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang dalam mendorong perlindungan lingkungan hidup, khususnya wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.


Green Press Community merupakan event tahunan berskala nasional yang diisi dengan rangkaian kegiatan seperti konferensi, workshop, dan talkshow, dengan fokus utama pada isu-isu lingkungan. Pada tahun 2026, GPC mengangkat tema “Jurnalisme Melindungi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.


Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Dibawah kepemimpinan Wali Kota Manado, Andrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang mengapresiasi pelaksanaan iven nasional bertema lingkungan tersebut, yang untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Jawa.


“Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara yang telah dipilih menjadi tuan rumah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado, Noviyanti Ningsih Mongkau, SE.


Mongkau mengatakan, pelaksanaan GPC 2026 sejalan dengan arah kebijakan Pemerintahan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang yang menaruh perhatian besar terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah dan pengelolaan limbah di Kota Manado.


“Saat ini Pemkot Manado terus meningkatkan sistem manajemen sampah terpadu, ketersediaan air bersih, serta perluasan akses air minum layak konsumsi bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih lanjut, Noviyanti menekankan pentingnya pelaksanaan GPC 2026 mengingat Kota Manado memiliki Pulau Bunaken yang terkenal dengan keindahan dan kekayaan ekosistem bawah lautnya, serta kawasan hutan mangrove yang perlu dilestarikan demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.


“Hutan mangrove juga menjadi habitat bagi Tarsius, satwa endemik Sulawesi yang merupakan primata dilindungi. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Green Press Community 2026, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara dapat menambah wawasan dan pemahaman terkait situasi serta tantangan lingkungan di Indonesia saat ini. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.


GPC 2026 tidak hanya menjadi ajang diskusi dan berbagi gagasan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran jurnalisme dan masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup demi masa depan yang lebih lestari. 

*MidOn*

Rabu, 04 Februari 2026

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026  ‎

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026 ‎


MANADO
, CARI KABAR. ID – Pemerintah Kota Manado kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mapanget pada Rabu (04/02).


‎Forum tahunan ini menjadi krusial mengingat posisi Mapanget sebagai pintu gerbang udara sekaligus kawasan penyangga utama pertumbuhan ekonomi Kota Manado.


‎​Camat Mapanget, Deysi Kalalo, dalam sambutannya menekankan bahwa usulan yang dibawa ke tingkat kecamatan merupakan kristalisasi dari kebutuhan mendesak warga di tingkat kelurahan.


‎"​Dalam musyawarah tersebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi sorotan, diantaranya, ​Infrastruktur dan Drainase. Mengingat intensitas hujan yang fluktuatif, optimalisasi saluran air di titik-titik rawan genangan menjadi usulan paling dominan,"ucap Kalalo.


‎​Sementara itu, Perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Manado menjelaskan,Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan wilayahnya.


‎"Kami memastikan setiap usulan yang masuk akan dikawal berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran," ujar perwakilan Baperida yang hadir.


‎Anggota DPRD Kota Manado Komisi II, Andrew Palit, yang turut hadir dan mendengarkan aspirasi para delegasi, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado tetap berkomitmen menjalankan program prioritas pembangunan meskipun terjadi pemotongan anggaran transfer dari pemerintah pusat ke daerah.


‎"Kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada komitmen dan kepemimpinan. Selama program telah diprioritaskan secara tepat, target pembangunan diyakini tetap dapat tercapai meski pelaksanaannya menyesuaikan tahapan dan kemampuan anggaran," kata Palit

‎​

‎​Acara ini dihadiri oleh, Kapolsek Mapanget, Ipda Simson Songgigilan, Unsur Koramil, Tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, para Delegasi tiap Kelurahan serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.


‎*MidOn*

Kamis, 29 Januari 2026

Ketua KONI Manado dr Richard Sualang, Pimpin Rapat Perdana Pengurus Wajib Teken Pakta Integritas Demi Prestasi

Ketua KONI Manado dr Richard Sualang, Pimpin Rapat Perdana Pengurus Wajib Teken Pakta Integritas Demi Prestasi


MANADO, CARI KABAR. ID
– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado resmi tancap gas mengawali masa bakti periode baru dengan menggelar Rapat Pleno Perdana, Kamis (29/01/2026).


‎Bertempat di ruang Rapat Sekretariat KONI Kota Manado, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk menyatukan visi menuju target prestasi yang lebih tinggi.


‎​Agenda utama rapat ini bukan sekadar perkenalan antar pengurus, melainkan penandatanganan Pakta Integritas secara kolektif. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata untuk menjalankan roda organisasi yang transparan, akuntabel, dan bebas dari kepentingan pribadi.


‎Ketua KONI Manado dr. Richard Sualang menyampaikan untuk pengurus akan dilaksanakan pelantikan di Bulan Februari nantinya.


‎"Pengurus masih mempersiapkan pematangan  persiapan mulai dari seragam, sampai program kerja buat pengurus KONI Kota Manado," Ucapnya.


‎Sualang juga mengharapkan nantinya sesuai bidang masing-masing harus mempunyai program kerja khusus untuk Tahun 2026-2027.


‎"Sebagai pengurus yang sudah terpilih ini adalah insan Olahraga. Mempunyai pengalaman yang cukup besar dan pengetahuan di Bidang Olahraga." Terangnya.


‎Dia pula mengingatkan, pengurus harus mempersiapkan pematangan untuk Porpov 2027 kedepan nanti.


‎"Salah satu program kerja juga harus persiapkan Porpov 2027 yang akan dilaksanakan di Minahasa dan Tomohon." Tambahnya.


‎Bukan hanya itu saja Ketua KONI menyampaikan bahwa Kadis Dinas Pemuda Olahraga sudah menyampaikan bahwa Wali Kota Andrei Angouw sudah menyetujui anggaran Bonus Atlit dan Pelatih Sebesar 6,4 Milliar.


‎"Bonus anggaran ini semoga akan dicairkan secepatnya, agar atlit dan pelatih yang akan merayakan lebaran nantinya sudah punya uang. " Kunci Ketua KONI Manado.


‎​Rapat perdana ini ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel penyemangat sebagai simbol kesiapan KONI Kota Manado dalam mencetak juara di kancah regional maupun nasional.


‎*MidOn*

Wawali Sualang Lantik Pejabat Fungsional dan Perencana Lingkup Pemkot Manado

Wawali Sualang Lantik Pejabat Fungsional dan Perencana Lingkup Pemkot Manado


MANADO, CARI KABAR. ID
- Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, atas nama Wali Kota Manado Andrei Angouw,  melantik dan mengambil sumpah Jabatan Fungsional Perencana di lingkungan Pemerintah Kota Manado, bertempat di Ruang Toar Lumimuut, Kamis (29/01/2026). 



Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi serta penataan sumber daya manusia ASN agar ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan.



Dalam sambutannya, Wawali Richard Sualang menyampaikan, Jabatan fungsional adalah jabatan yang sangat penting dan strategis. 


"Gunakan jabatan ini untuk menunjukkan kerja dan kinerja, karena ketika prestasi ditunjukkan, maka prestise akan terbentuk dengan sendirinya,” uacap Sualang. 



Turut Hadir mendampingi, Kaban BKPSDM, Otniel Kelven Tewal, S.S., M.M., Kaban Bapperida, Marcos F. Kairupan, S.T., Kadis Koperasi dan UKM, Tony Novie Mamahit, S.E., M.Si., Kadis Perkim Kota Manado, Peter Alexander Eman, S.T., M.T.

*MidOn*