Ad 728x90

Kamis, 05 Maret 2026

Gema Kreativitas Pemuda, PSR GMIM 2026 Siap Guncang Manado Selatan dan Tenggara

Gema Kreativitas Pemuda, PSR GMIM 2026 Siap Guncang Manado Selatan dan Tenggara


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Ribuan remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dipastikan akan memadati wilayah Manado Selatan dan Manado Tenggara pada pertengahan tahun ini. 

Pasalnya, ajang tahunan bergengsi Pesta Seni Remaja (PSR) GMIM 2026 resmi dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

​Sebagai wadah pengembangan minat dan bakat, PSR tahun ini diprediksi akan lebih meriah dengan berbagai kategori lomba seni yang mengasah spiritualitas dan kreativitas kader muda gereja.

Kepastian tersebut terungkap setelah panitia pelaksana melakukan koordinasi dengan Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM.

Alasan dipercepatnya salah satu program unggulan yang banyak dinantikan Remaja se Sinode GMIM ini setelah melihat banyaknya program Sinode GMIM tahun berjalan ini mulai dari SMSI, SMST, Konsultasi tahunan KPRS GMIM hingga pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus). 

"Biasanya bulan Agustus akhir atau September, kali ini pelaksanaanya sudah disepakati dengan panitia selama tiga hari yaitu Jumat sampai Minggu, 31 Juli sampai 1 Agustus," tegas Pnt Risky Tombeg, selaku Ketua Bidang Pengembangan Minat Bakat (PMB) KPRS GMIM.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Pelaksana PSR GMIM 2026 Pnt dr Richard Sualang menegaskan, panitia sudah siap melaksanakan kegiatan akbar Remaja GMIM ini. 

"Saat ini konsolidasi awal terus dilakukan dalam hal penentuan dan pembagian gereja gereja mana yang akan dijadikan lokasi tempat lomba. Bahkan, beberapa jemaat sedang dan sementara melakukan pelantikan panitia lokal. Doakan semoga semua berjalan sesuai rencana," tegas Ka Ichad, sapaan akrabnya di kalangan Remaja GMIM.

Untuk itu Ka Ichad pun meminta komisi remaja di jemaat masing masing sudah bisa mempersiapkan diri mengikuti kegiatan PSR tahun ini. 

"So boleh mulai latihan," ajak Ka Ichad yang saat itu didampingi Ka Jefry Polii, SH, selaku Ketua Harian Panitia.

Sekretaris Umum Panitia Pnt Steven Rondonuwu SH, menambahkan pelaksanaan PSR tahun 2026 masih sama seperti tahun kemarin dimana akan mempertandingkan lomba Paduan Suara Big dan Small serta Equal, Vocal Group, Band Rohani, Bintang Vocalia, Baca Mazmur, Teater, Tarian Kreatif, Rebana, Beners, Masamper dan Maengket. 

"Untuk ibadah pembukaannya direnacanakan dua hari sebelum pelaksanaan lomba," tutup Ka Steven.

*MidOn*

Selasa, 24 Februari 2026

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya


MANADO, CARIKABAR.ID
– Semangat kekeluargaan dan persatuan warga asal Desa Raanan Baru yang berdomisili di Kota Manado dan sekitarnya kini memasuki babak baru. Donald Supit resmi dipercayakan untuk menahkodai organisasi sosial Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) untuk masa bakti mendatang.


‎​Dalam acara pengukuhan yang berlangsung khidmat, Donald Supit menyatakan komitmennya untuk mempererat tali silaturahmi serta menjadikan rukun ini sebagai wadah saling menopang bagi seluruh anggota.

‎​Poin utama kepemimpinan baru adalah
‎​peningkatan solidaritas untuk memastikan setiap anggota rukun merasakan kehadiran organisasi, baik dalam suka maupun duka.

‎​Program sosial demi mengaktifkan kembali kegiatan rutin yang sempat terhambat, termasuk dana sehat dan bantuan kedukaan.

‎​Pemberdayaan generasi muda,dengan mengajak kaum muda asal Raanan Baru di perantauan untuk tetap mencintai adat istiadat dan asal-usul mereka.

‎​"Rukun ini bukan sekadar organisasi formal, melainkan rumah bagi kita semua yang merantau di Manado. Tugas saya adalah memastikan api kekeluargaan ini tetap menyala dan kita semua bisa berjalan beriringan," ujar Donald dalam sambutannya.

‎​Kehadiran Donald Supit diharapkan membawa energi positif, mengingat sosoknya yang dikenal komunikatif dan memiliki jejaring yang luas di Sulawesi Utara.

‎Para anggota yang hadir menyambut baik kepemimpinan ini dengan harapan RKRB semakin solid dan berdampak bagi masyarakat luas.

‎​Sekilas Tentang Rukun Kasih Raanan Baru
‎​Rukun ini merupakan organisasi kekeluargaan yang menghimpun warga keturunan Desa Raanan Baru (Minahasa Selatan) yang menetap di wilayah Manado, Tomohon, dan Minahasa Utara.

‎Fokus utamanya adalah menjaga kelestarian budaya serta memberikan dukungan sosial antar sesama anggota.

‎Salah satu tokoh senior Raanan Baru, Drs Hendrik Hein Onibala, yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Donald.

‎"Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat merangkul kelompok milenial dan Gen Z agar akar budaya Raanan Baru tidak luntur di tengah modernisasi kota Manado," ucap Onibala yang juga penasehat RKB.
‎​
‎Diketahui, acara yang bertempat di Kel Supit Kodongan, Sabtu (21/02/2026) ini, diawali  dengan ibadah syukur bersama dan usai sesi pemberian mandat Ketua RKRB diakhiri dengan acara ramah tamah yang menyajikan hidangan khas Minahasa, memperkuat kesan bahwa rukun ini adalah keluarga besar di tanah rantau.

‎*MidOn*


Kamis, 19 Februari 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital.

Walikota Manado, Andrei Angouw, didampingi Wakil Walikota, Richard Sualang, memimpin langsung agenda 1st High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Manado Tahun 2026.

​Kegiatan strategis ini dilaksanakan di lokasi yang ikonik, yakni Rooftop Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, pada Kamis (19/2/2026).

Hal ini bertujuan untuk memberikan penegasan kembali di jajaran Pemerintah Kota mengenai arah pembangunan masa depan.

Fokus kami jelas, yakni bagaimana teknologi digital benar-benar mampu mendorong efektivitas pendapatan daerah dan kualitas pelayanan publik.

Sebagaimana di tekankan Walikota, digitalisasi bukan sekadar tentang aplikasi atau sistem yang canggih. Fondasi utamanya adalah Akurasi Data.

Dalam arahannya, Walikota Andrei Angouw menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen vital untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan pelayanan publik yang lebih transparan.​

Digitalisasi transaksi pemerintah, baik dari sisi belanja maupun pendapatan, harus terus dipacu. Dengan sistem yang terintegrasi, kita meminimalisir kebocoran dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi. 

Digitalisasi adalah jembatan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien. Dengan data yang akurat, setiap kebijakan yang kami ambil akan lebih tepat sasaran bagi masyarakat Manado. Mari kita kawal bersama transformasi ini demi Manado yang lebih maju dan modern.

*MidOn*

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Mengawali momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadan

Wakil Walikota Richard Sualang, mengunjungi lokasi pertama bertempat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Ketang Ternate Baru, Kecamatan Singkil, pada awal pekan puasa ini, Kamis (19/02/2026). 


​Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat teras Pemerintah Kota Manado, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang memadati saf-saf masjid untuk melaksanakan salat berjamaah sekaligus bersilaturahmi.


Dalam sambutannya, Richard Sualang menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk hadir dan menjumpai langsung kaum Muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa.


“Agenda Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjumpai, menyapa kaum muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Ia juga berharap momentum Ramadhan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. “Pemerintah berharap di bulan suci Ramadhan ini, hal-hal baik akan datang menghampiri torang samua dan itu akan diteruskan di bulan seterusnya untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan SKPD Pemkot Manado, jajaran Polsek Singkil, perwakilan MUI dan BKSUA Manado, Camat Singkil, serta tokoh masyarakat dan para pemuka agama.


Safari Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik lainnya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Manado dalam mempererat silaturahmi dan menjaga harmonisasi antarumat beragama di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

*MidOn*

Rabu, 18 Februari 2026

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Walikota Manado, Andrei Angouw, secara resmi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru yang berlokasi di area Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Sulawesi Utara, Rabu (18/02/2026). 


Kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen Mantos dan PLN atas kolaborasi strategis ini. Menurutnya, penempatan SPKLU di pusat perbelanjaan adalah langkah cerdas untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


‎​"Kehadiran SPKLU di Manado Town Square dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kota Manado, khususnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ke depannya," ujar Andrei.


Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. 


SPKLU berdaya 120 kW kini tersedia di area parkir Manado Town Square dengan dua slot pengisian. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya melayani pengguna kendaraan listrik yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi ramah lingkungan.


Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas ESDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Maindoka, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Noviyanti Mongkau, S.E., Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, Direktur Operasional Manado Town Square, Rudy Wijaya, serta undangan lainnya.

*MidOn*


Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026

Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026


MANADO, CARIKABAR. ID
– Semangat kekeluargaan dan kerinduan untuk saling menopang antar sesama warga perantauan asal Desa Raanan Baru kini diwujudkan melalui terbentuknya Rukun Kasih Raanan Baru wilayah Manado dan sekitarnya.


‎Sebagai langkah awal penguatan organisasi, rukun ini dijadwalkan akan menggelar Pertemuan Perdana dalam waktu dekat.


‎​Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi momentum penting bagi seluruh warga Raanan Baru yang berdomisili di Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Tomohon untuk saling bertatap muka, bernostalgia, serta menyatukan visi dalam bingkai kasih.

‎​Berikut adalah poin-poin utama yang akan dibahas dalam pertemuan perdana tersebut, diantaranya, Ibadah Bersama, sebagai bentuk syukur awal tahun.


‎Selanjutnya,​Perkenalan Anggota untuk Mempererat silaturahmi antar keluarga dan generasi muda Raanan Baru di perantauan.


‎​Pembahasan Program Kerja untuk menyusun agenda sosial, kedukaan, maupun kegiatan rutin bulanan.


‎​Pemantapan Pengurus dalam rangka memastikan struktur organisasi berjalan efektif untuk melayani seluruh anggota.


‎​"Rukun ini hadir dari kerinduan kita semua untuk memiliki 'rumah' di tanah rantau. Kami berharap melalui pertemuan perdana ini, kebersamaan warga Raanan Baru semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sesama anggota," ujar salah satu inisiator rukun di Grup Whatsapp.


‎​Diharapkan, kehadiran Rukun Kasih Raanan Baru dapat menjadi wadah tolong-menolong (mapalus) yang nyata, baik dalam suka maupun duka.


‎Seluruh warga asal Raanan Baru yang berada di Manado dan sekitarnya pun diundang untuk hadir dan mengambil bagian dalam momentum bersejarah ini.


‎*MidOn*

Selasa, 17 Februari 2026

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi mengeluarkan Keputusan Walikota terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha selama perayaan hari besar keagamaan. 

Langkah dibawah kepemimpinan Andrei Angkut dan Richard Sualang ini diambil guna menjaga kekhusyukan ibadah serta memelihara kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Walikota Manado nomor 46/kep/D.13/Par/2026 tentang pembatasan jam operasional usaha pariwisata pada perayaan hari besar keagamaan.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa pembatasan dan penutupan operasional berlaku bagi sejumlah jenis usaha pariwisata, antara lain klub malam, diskotek, rumah pijat (yang menyediakan minuman sebagai bagian tak terpisahkan), karaoke, serta SPA sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Easther Mamangkey, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan yang telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022.

“Kebijakan ini bukan untuk mematikan usaha, melainkan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi menjelang Ramadhan, kita perlu menciptakan suasana yang kondusif dan saling menghargai,” ujar Mamangkey.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur TNI/Polri untuk melakukan pengawasan, pemantauan, dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha hiburan malam. Harapannya, semua bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Jika ada yang melanggar, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Pembatasan ini tidak hanya berlaku pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga pada perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti Hari Raya Natal bagi umat Kristen dan Katolik, Nyepi bagi umat Hindu, Waisak bagi umat Buddha, serta Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu.

Pemerintah Kota Manado berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk, tanpa mengabaikan roda perekonomian sektor pariwisata.

Keputusan Walikota tersebut ditetapkan di Manado pada 20 Januari 2026 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

*MidOn*