Ad 728x90

Sabtu, 23 Mei 2026

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya  ‎

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Menjelang momentum bersejarah, Tim Kerja Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) wilayah Manado dan Sekitarnya terus bergerak cepat.


‎Serangkaian rapat koordinasi dan pemantapan intens dilakukan demi memastikan seluruh agenda perayaan berjalan dengan matang, megah, dan penuh kekeluargaan.


‎​


Ketua Tim Kerja, Dolvie Sinyal, M. Pd, menyatakan bahwa usia 55 tahun merupakan tonggak sejarah yang penting bagi eksistensi Rukun Kasih Raanan Baru.


‎"Oleh karena itu, persiapan logistik, akomodasi, hingga susunan acara terus dikebut agar memberikan kesan mendalam bagi seluruh anggota rukun yang tersebar di wilayah Manado, Minahasa, dan sekitarnya," kata Singal.


‎Singal menjelaskan, ​puncak Acara di Pantai Molinow Tengah

‎​Berdasarkan hasil keputusan bersama, puncak perayaan HUT ke-55 kali ini akan dilaksanakan pada, ​Rabu, 27 Mei 2026 yang ber​lokasi di Pantai Molinow Tengah, Kabupaten Minahasa Selatan.


‎"​Pemilihan lokasi di Pantai Molinow Tengah, Minahasa Selatan, bukan tanpa alasan. Selain menyuguhkan pemandangan alam yang indah, tempat ini dinilai representatif untuk menampung ratusan anggota rukun dalam suasana yang akrab dan menyatu dengan alam," ucapanya.


‎​Sementara itu, Ketua Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) di Manado dan sekitarnya, Donald Supit,SH,MH menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang boleh terjaga selama 55 tahun ini.


‎" Kiranya melalui perayaan di Pantai Molinow Tengah nanti, kami ingin seluruh anggota Rukun Kasih Raanan Baru dapat melepaskan penat sejenak, saling bersilaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kuat organisasi kita," ujar Supit.


‎Dari hasil rapat terakhir, ​agenda kegiatan puncak dipastikan akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari ibadah syukur bersama, kilas balik sejarah rukun, ramah tamah, hingga berbagai games kekeluargaan dan hiburan yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh sektor wilayah.


‎"​Tim kerja juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota Rukun Kasih Raanan Baru di wilayah Manado dan Sekitarnya untuk dapat hadir dan menyukseskan gelaran akbar ini," harap Ketua RKRB.


‎Koordinasi mengenai transportasi dan titik kumpul keberangkatan menuju lokasi di Minahasa Selatan akan diinformasikan lebih lanjut oleh koordinator masing-masing wilayah.


‎​Dengan semangat kebersamaan yang menyala, Tim Kerja optimis perayaan HUT ke-55 ini akan menjadi momentum kebangkitan yang membawa berkat, tidak hanya bagi internal rukun, tetapi juga bagi masyarakat luas.


‎*MidOn*

Jumat, 22 Mei 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
— Kota Manado mencatatkan prestasi gemilang dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dua pelajar terbaik utusan ibu kota provinsi ini berhasil lolos ke tingkat nasional dan bersiap menjalani tahapan seleksi akhir oleh panitia pusat.


‎​Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Keevly Gabriel Telepong dari SMA Negeri 7 Manado dan Audrew Vania Ringkuangan dari SMA Negeri 9 Binsus Manado.

‎​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado, Sonny Takumansang, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini telah memenuhi target yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Manado.

‎​"Puji Tuhan, dua orang perwakilan Kota Manado berhasil lolos Paskibraka tingkat nasional. Target Kota Manado untuk meloloskan dua siswa akhirnya tercapai," ujar Sonny Takumansang, didampingi Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Roy Sekeon, SH.

‎​Sonny menjelaskan bahwa pada seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Kota Manado, tim seleksi menjaring tiga pasang (enam siswa) terbaik.

‎Dari total tersebut, panitia pusat nantinya akan mengerucutkan kembali menjadi satu pasang (dua siswa) terbaik yang resmi mewakili Provinsi Sulut di tingkat nasional.

‎​Ia pun menaruh harapan besar agar utusan Manado mampu menembus formasi utama Paskibraka Nasional di Jakarta, mengingat Kota Manado terakhir kali mengirimkan utusannya ke tingkat pusat pada tahun 2023 lalu.

‎​"Semoga salah satunya dari Manado. Kami berharap di tahun 2026 ini, Manado bisa kembali berhasil mewakili Sulut sebagai Paskibraka nasional," harapnya.

‎​Sementara itu, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Roy Sekeon, membeberkan bahwa tahun ini Kesbangpol Manado mengirimkan empat peserta terbaik untuk bertarung di tingkat provinsi. Dari ketatnya persaingan, dua di antaranya berhasil melenggang ke fase nasional.

‎​Menurut Roy, seluruh peserta harus melewati rangkaian pengujian yang sangat ketat dan transparan.

‎Tahapan tersebut meliputi,
‎​Tes Berbasis Komputer (CAT), terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). ​Tes fisik dan medis, meliputi tes kesehatan, tes parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dan tes samapta (kesamaptaan) dan
‎​tahap akhir, tes wawancara.

‎​"Empat peserta yang mewakili Kota Manado ini merupakan hasil penyaringan terbaik di tingkat kota, yang penilaiannya dipantau langsung berdasarkan standar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," jelas Roy.

‎​Di sisi lain, Roy menambahkan bahwa untuk proses seleksi Paskibraka tingkat Kota Manado saat ini masih berada dalam tahap perangkingan nilai oleh BPIP pusat.

‎​"Pengumuman hasil seleksi untuk tingkat kota baru akan kami lakukan secara resmi setelah seluruh rangkaian tahapan seleksi di tingkat provinsi selesai dilaksanakan," pungkasnya.

‎*MidOn*

Rabu, 20 Mei 2026

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Wali Kota Manado, Andrei Angouw, secara resmi membuka kegiatan Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026. 

Acara pembukaan ini berlangsung khidmat di Bumi Perkemahan Pinilih, Pentecostal Camping Ground, Klabat Pinili, Kamis (21/5/2026). Kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 21–23 Mei 2026.


Jambore tahun ini mengusung tema "Pramuka Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter Menuju Manado Maju dan Berdaya Saing" dengan semboyan abadi Gerakan Pramuka, "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan".

​Acara diawali dengan penyampaian laporan kesiapan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Bart Assa, S.T., M.Sc., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

​Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan panitia atas kerja keras mereka hingga perkemahan besar ini dapat terselenggara. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Manado, ia berharap seluruh elemen yang terlibat dapat menjaga sinergi demi menyukseskan kegiatan ini hingga selesai.​

"Kita harus tetap semangat. Saudara-saudara dan adik-adik Pramuka sekalian adalah generasi penerus bangsa yang akan mengisi masa depan demi kepentingan bangsa, negara, dan kita bersama. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Andrei Angouw menyemangati para peserta.

Usai memberikan sambutan dan arahan, Wali Kota Manado secara resmi membuka jalannya perkemahan Jambore Cabang Kota Manado Tahun 2026 yang ditandai dengan prosesi upacara pembukaan.

​Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado, Irene Angouw Pinontaan, beserta unsur pimpinan dan Pengurus Kwarcab. Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Manado, perwakilan unsur TNI/Polri, serta para pembina, pengurus, dan ribuan anggota Gerakan Pramuka se-Kota Manado.

​*MidOn*

‎​Wali Kota Andrei Angouw Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapangan Sparta Tikala  ‎

‎​Wali Kota Andrei Angouw Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapangan Sparta Tikala ‎

‎​


MANADO, CARIKABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu pagi (20/5/2026).


‎Bertempat di Lapangan Sparta Tikala Manado, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.



Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Andrei Angouw membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Sambutan tersebut menekankan pentingnya semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi tantangan era digital dan menjaga persatuan bangsa demi kemajuan bersama.



Tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi generasi muda saat ini.


‎​


Peringatan Harkitnas tahun ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ibu Irene Angouw-Pinontoan, jajaran Forkopimda Manado, Sekretaris Kota (Sekot) Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., para Kepala SKPD, pejabat eselon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta diikuti oleh seluruh ASN dan P3K di lingkungan Pemerintah Kota Manado.


Wali Kota Andrei Angouw menerima laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Infokom) Manado, Yanti Mongkaw, S.E., selaku penanggung jawab pelaksanaan Harkitnas.


‎​Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Sparta Tikala saat penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.


‎Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memimpin pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, disusul dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas.

‎​

‎​Upacara peringatan Harkitnas ke-118 tingkat Kota Manado ini diakhiri dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan, yakni Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa, serta ditutup dengan pembacaan doa bersama demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Manado.


‎*MidOn*

Senin, 11 Mei 2026

‎Pantik Semangat Kader di Manado, Olly Dondokambey: Pertahankan dan Rebut Kembali Kemenangan Pilpres!

‎Pantik Semangat Kader di Manado, Olly Dondokambey: Pertahankan dan Rebut Kembali Kemenangan Pilpres!


MANADO, CARIKABAR. ID
- Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menghadiri sekaligus membuka rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kota Manado yang dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Manado, Kelurahan Buha, Senin (11/5/2026).


‎​Kehadiran sosok yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan ini menjadi suntikan motivasi bagi ratusan kader dan pengurus di tingkat kecamatan se-Kota Manado.


‎Dalam arahannya, Olly menekankan bahwa konsolidasi organisasi melalui Musancab adalah fondasi utama untuk menjaga ritme perjuangan partai.


‎​Di hadapan seluruh kader, Olly Dondokambey memberikan instruksi tegas mengenai arah politik partai ke depan.


‎Bendahara DPP PDI Perjuangan ini pula, menekankan bahwa soliditas kader adalah kunci untuk memenangkan agenda politik nasional, terutama Pemilihan Presiden (Pilpres).


‎​“Pertahankan dan rebut kembali kemenangan Pilpres ke depan. Mudah-mudahan semua ini bisa berhasil,” tegas Olly yang disambut riuh tepuk tangan para kader.


‎​Olly mengingatkan bahwa kemenangan hanya bisa diraih jika seluruh struktur partai, dari tingkat DPC hingga Anak Ranting, bergerak dalam satu barisan yang utuh.


‎Sementara itu, Richard juga menegaskan bahwa PDIP Manado mengikuti kebijakan partai terkait komposisi kepengurusan.



‎"Salah satu kebijakan, bahwa untuk kepengurusan PAC memenuhi 30 persen perempuan. Kita juga merekrut Gen Z, tokoh masyarakat, dan rekan senior,” ujarnya.


‎Kegiatan Musancab ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD Sulawesi Utara, fungsionaris DPC Kota Manado, serta seluruh utusan dari anak cabang di wilayah tersebut. Dengan semangat yang berkobar, PDI Perjuangan Manado menyatakan kesiapannya untuk mengamankan instruksi partai demi mencapai target kemenangan di masa mendatang.


‎*MidOn*





Richard Sualang Pastikan Musancab PDI Perjuangan se-Kota Manado Tuntas dan Sukses

Richard Sualang Pastikan Musancab PDI Perjuangan se-Kota Manado Tuntas dan Sukses


MANADO, CARIKABAR.ID
– Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, dr. Richard Sualang, memastikan seluruh rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di wilayah Kota Manado telah berjalan lancar, aman, dan sukses.


‎Kegiatan konsolidasi organisasi ini dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Kelurahan Buha, pada Senin (11/5/2026).

‎​Menurut Richard, agenda strategis ini diikuti oleh seluruh struktur partai dari 11 kecamatan yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

‎Ia menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan dalam musyawarah berjalan sesuai mekanisme partai tanpa hambatan berarti.

‎​“Hari ini, Musancab untuk 11 kecamatan di Kota Manado sudah berlangsung dengan baik dan seluruh rangkaiannya telah dituntaskan,” ujar Richard Sualang saat memberikan keterangan resmi.

‎​Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kawalan langsung jajaran DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Agenda dibuka secara resmi oleh Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey.

‎​"Dengan tuntasnya Musancab ini, mesin partai di tingkat kecamatan hingga ranting kini semakin solid dan siap bergerak selaras dengan instruksi partai ke depan," pungkas Sualang.

‎​Proses persidangan dipimpin oleh jajaran pengurus DPD, di antaranya, ​Sekretaris dan Bendahara DPD PDIP Sulut.
‎​Pengurus DPD, Roy Roring dan Jeane Laluyan.

‎​Sebagai bentuk demokrasi partai yang sehat, pimpinan sidang juga melibatkan unsur keterwakilan dari arus bawah, yakni tiga perwakilan Ketua Ranting di setiap sesi persidangan.

‎​Struktur baru di 11 Kecamatan terbentuk
‎​hasil akhir dari gelaran Musancab ini adalah ditetapkannya struktur kepemimpinan baru untuk tingkat kecamatan.

‎Seluruh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) beserta jajaran pengurus di 11 kecamatan kini telah resmi memiliki legitimasi untuk menjalankan roda organisasi.

‎*MidOn*

‎Solidaritas Jurnalis Sulut: Ratusan Wartawan Geruduk Mapolda, Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan terhadap Pers

‎Solidaritas Jurnalis Sulut: Ratusan Wartawan Geruduk Mapolda, Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan terhadap Pers


MANADO, CARIKABAR.ID
– Gelombang aksi damai ratusan jurnalis dari berbagai organisasi pers memadati depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara pada Senin (11/5/2026).


‎Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas dugaan kekerasan yang menimpa seorang jurnalis bernama Jack oleh oknum bernama RM.

‎​Massa aksi yang terdiri dari PWI, APM, jurnalis Deprov, jurnalis Polda, hingga perwakilan biro dari Minahasa Utara, Bitung, dan Minahasa, menuntut agar aparat kepolisian bertindak tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu dalam menangani kasus tersebut.

‎​Koordinator lapangan, Aldy Pascoal, menegaskan bahwa kehadiran mereka di jalanan murni didasari oleh rasa keprihatinan sesama insan pers.

‎​"Ini aksi spontan sebagai bentuk solidaritas kami. Kekerasan yang dialami Jack sudah dilaporkan ke Polda Sulut, dan kami meminta kasus ini diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku," tegas Aldy dalam orasinya.

‎​Pantauan di lokasi menunjukkan situasi sempat memanas ketika permintaan massa untuk bertemu langsung dengan Kapolda Sulut tidak segera dikabulkan. Aksi saling dorong sempat terjadi antara massa aksi dan petugas pengamanan di pintu gerbang.

‎​Ketegangan meningkat saat sejumlah wartawan melakukan aksi blokir jalan di depan Mapolda sebagai bentuk protes.

‎Di sana, perwakilan jurnalis bergantian menyampaikan orasi yang mengutuk segala bentuk pembungkaman dan kekerasan terhadap kerja-kerja jurnalistik.

‎​Setelah negosiasi yang alot, perwakilan wartawan akhirnya diizinkan masuk untuk bertemu langsung dengan Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie.

‎Dihadapan massa aksi damai tersebut, ​Kapolda menyatakan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan yang menghalangi tugas jurnalistik.

‎​"Sesuai tuntutan rekan-rekan, saya bersama jajaran tidak pernah menoleransi hal-hal demikian. Pada dasarnya hukum harus ditegakkan terkait laporan peristiwa pidana yang terjadi," ujar Kapolda.

‎​Ia pun menyatakan rasa prihatinnya atas insiden yang menimpa Jack, mengingat jurnalis bekerja di bawah lindungan undang-undang.

‎​"Saya merasa miris karena ini terjadi saat (korban) melakukan peliputan sesuai dengan UU Pers. Tugas Polri adalah mengamankan semua warga negara dan masyarakat tanpa terkecuali," pungkasnya.

‎​Hingga aksi berakhir, massa berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proses hukum di Polda Sulut hingga pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎*MidOn*