Ad 728x90

Jumat, 13 Februari 2026

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar rapat koordinasi strategis bersama Kapolresta Manado guna membahas langkah-langkah konkret penyelesaian konflik sosial dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Manado. 


Pertemuan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Jumat (13/02/2026), sebagai respon cepat terhadap dinamika keamanan yang terjadi belakangan ini.


​Rapat tersebut dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angkut dan Richard Sualang bersama Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, jajaran Forkopimda, serta para Camat dan Lurah.


Acara dialog tersebut, terkait penyelesaian tawuran kelompok anak muda di Kota Manado khususnya yang terjadi di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting.


Pertemuan dan dialog hari ini adalah lanjutan pertemuan kemarin dengan tokoh masyarakat dan perwakilan warga dari Sindulang. Bagi Wali Kota rapat kemari untuk cari solusi supaya  bisa dibawah dalam rapat dengan pihak Kapolres dan Dandim yang telah dilaksanakan hari ini.


Bagi Tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat ini, kerja-kerja Babinsa penting ditingkatkan dan penegakkan hukum oleh Kepolisian harus ditegakkan supaya ada efek jerah. Informasi yang terangkat dalam pertemuan kemarin ikut dibawah pada diskusi dengan Kapolres dan Dandim hari ini.


Mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pertemuan ini Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph., Kapolres Kota Manado dan jajarannya, Koramil mewakili Dandim Manado, Kapolsek Tuminting, Asisten I Julises Ochlers S.H., Kaban Kesbangpol Sonny Takumansang, Kadis Kominfo Yanti Mongkau, Kasat Pol PP Novly Siwi, Camat Tuminting Hence Patimbano, Lurah Sindulang, para Ketua Lingkungan dan tokoh masyarakat.


Diawal pertemuan dan dialog, Wali Kota berharap masalah di Sindulang Satu bisa ditangani secepat mungkin sebelum menjadi besar. Menurut Wali Kota, Para pelaku juga harus diindentifikasi.


Kapolres ketika memberikan gambaran masalah di Sindulang bahwa tawuran kelompok anak muda dan bahkan ada fenomena lain dimana orangtua ikut memback-up dengan berbagai cara seperti memanfaatkan ibu-ibu/emak-emak hadir di tengah konflik ketika melihat pengamatan dilapangan.


Keaktifan masyarakat untuk menginformasikan adanya kejadian sering disampaikan ada kejadian tapi setelah diselidiki dilapangan ternyata tidak ada. Deteksi dan antisipasi kegiatan dilapangan ikut dipaparkan Kapolres serta apa yang sudah sering dilakukan dilapangan dalam menghadapi situasi tawuran kelompok anak muda.


Nama-nama yang terlibat dilapangan ikut disampaikan kasat reskrim polres dan kapolsek Tuminting dikonfrontir kepada lurah, ketua lingkungan dan tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan untuk sinkroninasi data dan kebenaran nama-nama yang terlibat.


Wali Kota dalam dialog dengan warga masyarakat yang hadir melakukan penekanan soal penegakkan hukum yang tegas sementara masyarakat akan diidentifikasi siapa-siapa yang terlibat apalagi ikut memprovokasi dilapangan. 


"Wali Kota memberikan Kesimpulan yakni menindak-lanjuti laporan dan ditegakkan hukum tegas. Dilokasi yang sering menjadi tempat tarkam akan dipasang CCTV," kata Wali Kota.

*MidOn*

Kamis, 12 Februari 2026

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan


MANADO, CARIKABAR. ID – Pemerintah Kota Manado bergerak cepat merespons instruksi Presiden Republik Indonesia terkait penguatan program kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah terpadu. 

Walikota Manado, Andrei Angouw, bersama Wakil Walikota, Richard Sualang, didampingi Sekretaris Kota, Steven Dandel memimpin langsung gerakan kebersihan massal di sejumlah titik vital kota, Jumat (13/02/2026) pagi.

​Langkah ini merupakan bentuk sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan kota yang sehat, estetis, dan berkelanjutan. 

Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, Malalayang Beach Walk (MBW 2) dan Karang Ria, dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Manado.

Gerakan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan ruang publik yang bersih, nyaman, dan tertata, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Turut mendampingi, jajaran Pemerintah Kota, para Camat, Lurah, serta Ketua-Ketua Lingkungan. Mari bersama menjaga Manado tetap bersih, indah, dan asri. 

*MidOn*


Selasa, 10 Februari 2026

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado melakukan langkah besar dalam membenahi sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). 

Belajar dari keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam mengelola data kemiskinan, tiga instansi strategis—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)—resmi memperkuat sinergi lintas sektor.


​Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan data kependudukan dengan basis data kesejahteraan sosial guna meminimalisir adanya bantuan yang salah sasaran atau tumpang tindih.


Pemerintah Kota Manado serius membenahi sistem penyaluran perlindungan sosial dengan melakukan studi banding terkait digitalisasi bansos ke Kabupaten Banyuwangi. 


Dalam pertemuan yang menghadirkan Kepala Dinas Sosial Pugu, Kabid Dinsos Irul, serta Kabid PIAK Disdukcapil Agustinus, terungkap bahwa kunci utama keberhasilan pengelolaan bantuan sosial terletak pada penghapusan ego sektoral antar-instansi.


Kolaborasi ini memastikan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergerak bersama sebagai agen pemerintah dalam mengawal pendataan, sehingga tidak ada lagi warga yang terabaikan karena kendala administrasi.


Salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah edukasi kepada masyarakat mengenai akurasi data pekerjaan pada KTP yang sering kali menjadi penghambat akses bantuan. 


Banyak warga yang secara ekonomi masuk kategori miskin namun status di identitasnya masih tertulis sebagai karyawan swasta, sehingga sistem otomatis menolak permohonan bantuan mereka.


Selain itu, dorongan kuat dari pimpinan untuk mempercepat perekaman administrasi kependudukan menjadi fondasi penting agar setiap bantuan yang dikucurkan memiliki dasar data yang valid dan transparan.


Sebagai langkah konkret, Disdukcapil Kota Manado akan segera melakukan sinkronisasi data dengan meminta data desil 1 hingga 10 dari Kementerian Sosial untuk diverifikasi ulang. Proses ini mencakup pembersihan data bagi warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, hingga percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).


Melalui fasilitas jemput bola bagi warga yang bermasalah secara administrasi, Pemkot Manado optimis integrasi data kependudukan dan sosial ini akan meminimalisir masalah klasik bantuan tidak tepat sasaran di masa mendatang.


Kepala Dinas Sosial Kota Manado Rollies Rondonuwu mengatakan, kunjungan atau Studi Tiru ini merupakan tindaklanjut dari Kemendagri tentang Digitalisasi Bansos Perlindungan Sosial (Digitalisasi Bansos Perlinsos). 


Dimana Pemkot Manado merupakan salah satu daerah yang dipilih menjadi Pilot Projeck dari 40 Kab/Kota di Indonesia. Ikut hadir dalam rombongan Kadis Pencatatan Sipil Erwin Kontu, Kepala Bidang Kominfo Yetty Mukuan dan Ferdinan Polii serta Kepala Bidang dari Dinsos Audy Rumengan.

*MidOn*

Senin, 09 Februari 2026

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan. 


Wakil Walikota Manado Richard Sualang, memberikan dorongan kuat bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar bertahan, tetapi berani melakukan ekspansi dan siap berkembang menghadapi tantangan pasar global.


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang saat menghadiri Temu Usaha di Bidang Distribusi Tidak Langsung, Selasa (10/2) di Peninsula Hotel.


Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI itu dihadiri para pelaku usaha, IKM dan UKM di Kota Manado dengan para distributor seperti Indogrosir, Aksesmu, Sampoerna dan lainnya. 


"Ini merupakan forum yang sangat bermanfaat, khususnya dalam membahas masa depan UMKM Kota Manado. 


Dan ini perhatian yang luar biasa dari Kementerian Perdagangan RI kepada kita di Kota Manado," ujar Sualang.


Melalui kegiatan tersebut, kata Sualang, para pelaku usaha baik itu toko maupun warung, mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengelola usaha secara lebih baik, tertata dan berkelanjutan.


"Bersyukur juga karena kementerian memberikan atensi khusus kepada Kota Manado dengan menghadirkan langsung narasumber yang kompeten untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan dengan para pelaku UMKM.


Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan saja. Akan tetapi juga mampu membangun jaringan usaha, serta mendorong pelaku UMKM di Kota Manado agar semakin siap berkembang dari skala lokal hingga ke pasar yang lebih luas," harapnya.


Sementara itu, Direktur Bina Usaha Perdagangan Septo Soepriyatno mengaku sangat bangga karena banyak pelaku UMKM yang terlibat.


"Karena kita mempertemukan antara pemasoknya dengan para ritelnya, dalam hal ini pemilik warung.


​Kita berharap dari pertemuan ini nantinya akan membuat usaha pemilik warung akan tumbuh lebih bagus lagi. 


Dan warung-warung tradisional bisa bersaing dengan ritel-ritel modern," ungkapnya.


Selain itu, pihaknya berharap ​para pemilik warung juga bisa mengakses dan mendapatkan ilmu tentang cara pengelolaan warung yang baik seperti apa. 


"Sehingga masyarakat juga dapat terlayani, terpuaskan dari pelayanan yang diberikan para pemilik warung tersebut," kuncinya.

*MidOn*

Minggu, 08 Februari 2026

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"


MANADO, CARIKABAR. ID
– Kota Manado, Ibu Kota Sulawesi Utara kembali menunjukkan taringnya sebagai destinasi internasional. Kali ini, rombongan mahasiswa asal Australia yang tengah mengikuti kegiatan, Manly Manado Society & FEB Unklab menggagas program "Pasiar Edu Tourism" untuk Kota Manado.


‎Program ini pun mendapat support penuh oleh Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Walikota Manado sebagai Honorable Member of Manly Manado Society bersama Ansell Angouw.

‎Walikota Manado, Andrei Angouw menyambut baik program ini. Angouw mengatakan, kegiatan ini searah dengan program pemerintah Kota Manado.

‎"Program mengajak mahasiswa Australia untuk datang ke Manado, Sulawesi Utara. Dengan tujuan belajar dan melakukan pelatihan berbagai ketrampilan," kata Angouw pada Senin (09/02/2026).
‎Dijelaskannya, para mahasiswa dari universitas ternama di Australia ini akan menjadi duta pariwisata Manado di negaranya.

‎"Outputnya adalah para mahasiswa yang terdiri dari jurusan sejumlah universitas ternama di Australia ini akan menjadi Ambassador Tourism of Manado yang secara langsung dapat mempromosikan tentang kota Manado di negaranya", ujarnya.

‎Diharapkan jajaran Pemerintah Kota Manado di lintas instansi bisa mendukung program baik ini.

‎"Program ini akan berlanjut terus dengan dukungan Pemerintah Kota Manado (lintas SKPD) di bawah koordinasi Dinas Pariwisata dan didukung oleh Manado Tourism Board," tukasnya.
‎Sejumlah tanggapan tentang Bunaken dan Kota Manado diutarakan oleh para mahasiswa Australia yang sudah merasakan langsung keindahan Kota Manado. Bagi mereka, berkunjung ke Kota Manado menjadi pengalaman baru dan menarik bagi mahasiswa yang datang dari berbagai Universitas Ternama di Australia ini.

‎Alexandra Lyons dari Sydney University mengatakan bahwa kecintaan dirinya terhadap Bunaken dan Kota Manado semakin mendalam karena ternyata Bunaken sangat indah.

‎''Bunaken is amazing and I love the people,"  ujarnya sambil menikmati ikan bakar bobara di Pulau Bunaken.

‎Begitu juga dengan Orriel Hull dari Queensland University of Technology. Dirinya menutur pengalamannya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Manado dan tak bisa di bayangkan bahwa Kota Manado punya pemandangan laut dan pesisir yang sangat bagus dan tidak kalah dengan negara Asia lainnya.

‎''I like Bunaken Island, and I have a hobby of diving, before I reach 3 meters I can already see the beauty of the coral, fish and turtles in the water on Bunaken Island, I promise to come back and will promote Manado wherever I am (saya menyukai pulau Bunaken, dan saya punya hobby menyelam, belum sampai 3 meter saya sudah bisa melihat keindahan karang, ikan dan penyu yang ada di dalam air di pulau Bunaken, saya berjanji akan kembali dan akan mempromosikan Manado di manapun saya berada)," katanya.

‎Ansell Angouw yang juga salah satu penggagas kegiatan ini mengatakan program pertukaran mahasiswa ini sangat penting untuk memperkenalkan Kota Manado di Negara Australia.

‎"Saya mensupport program Pasiar Edu Tourism ini. Program pertukaran students ini menjadi bagian penting untuk kita bisa memperkenalkan Kota Manado dan kearifan lokal yang ada di dalamnya," ujar Ansel.

‎Ia mengaharapkan, para mahasiswa dari Australia ini bisa mempromosikan pengalaman mereka berkunjung di Kota Manado.

‎"Diharapkan teman teman dari Aussie ini akan mengajak dan mempromosikan apa yang mereka alami dan rasakan di universitas masing- masing, jadi akan menjadi peluang besar lebih banyak yang akan mengikuti program Pasiar Edu tourism ini," ujarnya.

‎Semua peserta Pasiar Edu Tourism Australia-Manado terlihat menikmati kuliner dan suasana pesisir pantai Manado ditemani Ansell Angouw dan Felix Palenewen (Manado Tourism Board).

‎*MidOn*

Kamis, 05 Februari 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026


MANADO, CARI KABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan iven nasional Green Press Community (GPC) 2026 yang mengangkat dan membahas berbagai isu strategis lingkungan hidup. 


Dukungan ini mempertegas komitmen duet kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang dalam mendorong perlindungan lingkungan hidup, khususnya wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.


Green Press Community merupakan event tahunan berskala nasional yang diisi dengan rangkaian kegiatan seperti konferensi, workshop, dan talkshow, dengan fokus utama pada isu-isu lingkungan. Pada tahun 2026, GPC mengangkat tema “Jurnalisme Melindungi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.


Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Dibawah kepemimpinan Wali Kota Manado, Andrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang mengapresiasi pelaksanaan iven nasional bertema lingkungan tersebut, yang untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Jawa.


“Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara yang telah dipilih menjadi tuan rumah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado, Noviyanti Ningsih Mongkau, SE.


Mongkau mengatakan, pelaksanaan GPC 2026 sejalan dengan arah kebijakan Pemerintahan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang yang menaruh perhatian besar terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah dan pengelolaan limbah di Kota Manado.


“Saat ini Pemkot Manado terus meningkatkan sistem manajemen sampah terpadu, ketersediaan air bersih, serta perluasan akses air minum layak konsumsi bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih lanjut, Noviyanti menekankan pentingnya pelaksanaan GPC 2026 mengingat Kota Manado memiliki Pulau Bunaken yang terkenal dengan keindahan dan kekayaan ekosistem bawah lautnya, serta kawasan hutan mangrove yang perlu dilestarikan demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.


“Hutan mangrove juga menjadi habitat bagi Tarsius, satwa endemik Sulawesi yang merupakan primata dilindungi. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Green Press Community 2026, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara dapat menambah wawasan dan pemahaman terkait situasi serta tantangan lingkungan di Indonesia saat ini. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.


GPC 2026 tidak hanya menjadi ajang diskusi dan berbagi gagasan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran jurnalisme dan masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup demi masa depan yang lebih lestari. 

*MidOn*

Rabu, 04 Februari 2026

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026  ‎

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026 ‎


MANADO
, CARI KABAR. ID – Pemerintah Kota Manado kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mapanget pada Rabu (04/02).


‎Forum tahunan ini menjadi krusial mengingat posisi Mapanget sebagai pintu gerbang udara sekaligus kawasan penyangga utama pertumbuhan ekonomi Kota Manado.


‎​Camat Mapanget, Deysi Kalalo, dalam sambutannya menekankan bahwa usulan yang dibawa ke tingkat kecamatan merupakan kristalisasi dari kebutuhan mendesak warga di tingkat kelurahan.


‎"​Dalam musyawarah tersebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi sorotan, diantaranya, ​Infrastruktur dan Drainase. Mengingat intensitas hujan yang fluktuatif, optimalisasi saluran air di titik-titik rawan genangan menjadi usulan paling dominan,"ucap Kalalo.


‎​Sementara itu, Perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Manado menjelaskan,Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan wilayahnya.


‎"Kami memastikan setiap usulan yang masuk akan dikawal berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran," ujar perwakilan Baperida yang hadir.


‎Anggota DPRD Kota Manado Komisi II, Andrew Palit, yang turut hadir dan mendengarkan aspirasi para delegasi, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado tetap berkomitmen menjalankan program prioritas pembangunan meskipun terjadi pemotongan anggaran transfer dari pemerintah pusat ke daerah.


‎"Kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada komitmen dan kepemimpinan. Selama program telah diprioritaskan secara tepat, target pembangunan diyakini tetap dapat tercapai meski pelaksanaannya menyesuaikan tahapan dan kemampuan anggaran," kata Palit

‎​

‎​Acara ini dihadiri oleh, Kapolsek Mapanget, Ipda Simson Songgigilan, Unsur Koramil, Tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, para Delegasi tiap Kelurahan serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.


‎*MidOn*