Ad 728x90

Minggu, 31 Mei 2026

‎Kembali Ukir Prestasi Nasional, Walikota Manado Andrei Angouw Terima Satyalancana Wira Karya

‎Kembali Ukir Prestasi Nasional, Walikota Manado Andrei Angouw Terima Satyalancana Wira Karya


JAKARTA, CARIKABAR.ID
– Walikota Manado, Andrei Angouw, tampaknya tiada henti menorehkan tinta emas di panggung nasional.


‎Belum genap seminggu setelah menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan penanggulangan kemiskinan, penekanan angka stunting, serta inovasi pembiayaan kreatif untuk pembangunan, kini orang nomor satu di Manado tersebut kembali mengukir prestasi gemilang.

‎​


Walikota Andrei Angouw resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya di bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Bidang Kelautan dan Perikanan.

‎Penghargaan bergengsi ini disematkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Mohamad Tito Karnavian, bertempat di Aula Sasana Bakti Praja Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (01/06/2026).

‎​Masuk Daftar 7 Tokoh Terbaik Nasional
‎​Prestasi ini terasa sangat eksklusif karena Andrei Angouw menjadi salah satu dari hanya 7 tokoh di Indonesia yang dinilai layak menerima tanda kehormatan tersebut tahun ini.

‎​Berikut adalah daftar lengkap ketujuh penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya tersebut,
‎​Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan),
‎​Ansar Ahmad (Gubernur Kepulauan Riau),
‎​Sugianto Sabran (Gubernur Kalimantan Tengah Periode 2016-2024),
‎​dr. Eisti’anah (Bupati Demak)
‎​Muhamad Yusran Lalogau (Bupati Pangkep),
‎​Andrei Angouw (Walikota Manado)
‎​Muhamad Isa Anshori (Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur)
‎​Apresiasi Tertinggi atas Darma Bakti untuk Negara

‎​Sebagai informasi, Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan sipil yang dianugerahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Warga Negara Indonesia yang telah memberikan darma bakti serta kontribusi besar kepada negara.

‎Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas jasa, inovasi, atau prestasi luar biasa di bidang tertentu yang berdampak langsung pada keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.

‎​Proses untuk mendapatkan penghargaan ini pun tidak mudah.
‎Penetapan penerima dilakukan langsung melalui Keputusan Presiden (Keppres), setelah melewati serangkaian verifikasi lapangan yang ketat serta sidang pleno dari tim penilai untuk menguji kelayakan para kandidat.
‎​
‎​Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa kinerja pembangunan di sektor kelautan dan perikanan Kota Manado telah diakui secara nasional.

‎Di bawah kepemimpinan Andrei Angouw, Pemerintah Kota Manado dinilai sukses melahirkan kebijakan strategis, terutama dalam mengoptimalkan kawasan pesisir laut sebagai area pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan tanpa mengesampingkan aspek pembangunan lingkungan.

‎​"Penerimaan tanda kehormatan ini menandakan bahwa visi pembangunan pesisir Kota Manado yang integratif telah berjalan di jalur yang benar, membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat nelayan dan kemajuan ekonomi daerah," ujar salah satu perwakilan tim humas Pemkot Manado.

‎​Dengan bertambahnya penghargaan ini, Kota Manado kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah di Indonesia yang paling progresif dalam menerjemahkan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan dan berdampak ekonomi tinggi.

‎*MidOn*

Wawali Richard Sualang Irup Harla Pancasila 2026 di Lapangan Tikala, Teguhkan Kembali Komitmen Kebangsaan

Wawali Richard Sualang Irup Harla Pancasila 2026 di Lapangan Tikala, Teguhkan Kembali Komitmen Kebangsaan


MANADO, CARIKABAR.ID
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harla) Pancasila tahun 2026 di Lapangan Sparta Tikala, Senin (01/06/2026).


‎Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang.

‎​


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan Paskibraka Kota Manado. Peringatan Harla Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

‎​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Richard Sualang membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Drs K H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

‎​"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar Wahyudi dalam sambutan tertulisnya.

‎​

Kepala BPIP menekankan bahwa Pancasila adalah "bintang penuntun" dan "jangkar moral" bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.


‎Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut Indonesia juga menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

‎​

Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa—terutama generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).


‎​"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa," tegasnya.
‎​

Wakil Walikota Richard Sualang turut dalam arahannya, khusus bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Manado. Ia menegaskan agar momentum Harla Pancasila tidak berlalu sebagai seremonial belaka.


‎​"Tidak hanya seremonial, tetapi kita harus terus menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Manado," tutur Wawali.

‎​Secara khusus, Richard Sualang menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Manado untuk mengambil peran aktif di tengah masyarakat.

‎​"ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Manado harus menjadi pelopor bagi penguatan dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat. Ini sangat penting, makanya hari ini kita melaksanakan apel," pungkas Wawali.

‎​Di sela-sela upacara, Wakil Walikota Richard Sualang juga menyerahkan tanda penghargaan dari pemerintah kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Manado atas dedikasi dan pengabdian mereka.

‎​Upacara ini turut dihadiri, Ketua DPRD Kota Manado, ​Dra Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt, Kapolresta Manado
‎​Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K, Dandim 1309/Manado
‎​Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr. (Han), ​Perwakilan Kejaksaan Negeri Manado, ​Sekretaris Daerah Kota Manado
‎dr Steaven Dandel, M.Ph, dan ​Para pejabat dan kepala perangkat daerah di lingkup Pemkot Manado.

‎*MidOn*

Jumat, 29 Mei 2026

‎Cetak Sejarah! Pemkot Manado Raih 3 Penghargaan Bergengsi dalam Sehari

‎Cetak Sejarah! Pemkot Manado Raih 3 Penghargaan Bergengsi dalam Sehari


MANADO, CARIKABAR. ID
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mencatatkan pencapaian luar biasa dengan memborong tiga prestasi besar sekaligus dalam satu hari, Jumat (29/5/2026).


‎Keberhasilan ini menegaskan komitmen kuat kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang dalam menjaga akuntabilitas keuangan serta memacu pembangunan daerah.


‎​


Menariknya, pada  siang hari dapat pertahankan Opini WTP ke-5 kalinya secara beruntun. Rangkaian prestasi hari ini diawali pada siang hari bertempat di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara.


‎Pemkot Manado kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.


‎​


Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkot Manado meraih opini WTP selama 5 kali berturut-turut sejak tahun 2022.


‎​LHP tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, bersama Ketua DPRD Kota Manado, Dra Aaltje Dondokambey, Apt, yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo.


‎​


Apresiasi terhadap kinerja Pemkot Manado berlanjut hingga malam hari di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Kompas, Walikota Manado Andrei Angouw, menerima dua penghargaan sekaligus di tingkat regional Pulau Sulawesi.


‎​Peringkat Kedua, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting.



Sementara, ​peringkat ketiga, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) bagi Pembangunan Daerah.


‎​"Penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran Pemkot Manado dan sinergi yang baik dengan masyarakat serta DPRD. Kami berkomitmen untuk tidak cepat puas dan terus menghadirkan inovasi," ujar Walikota Andrei Angouw dalam arahannya.


‎​Suntikan dana insentif Rp3 Miliar untuk Pmlerkuat Fiskal Daerah,-abar gembira tidak berhenti pada trofi penghargaan.


‎Atas prestasi gemilang dalam menekan kemiskinan, stunting, dan inovasi pembiayaan ini, Pemerintah Pusat memberikan apresiasi konkret berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Manado.


‎​Tambahan dana insentif ini dinilai sangat krusial. Di tengah kebijakan efisiensi transfer dana ke daerah yang saat ini sedang diperketat oleh Pemerintah Pusat, suntikan dana segar sebesar Rp3 Miliar ini akan memperkuat kapasitas fiskal Kota Manado.


‎​Pemkot Manado memastikan bahwa dana insentif tersebut akan dialokasikan secara tepat sasaran untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Manado.

*MidOn*

Kamis, 28 Mei 2026

‎Rayakan HUT ke-55 di Pantai Molinow, Rukun Kasih Raanan Baru Sepakati Sejarah Hari Jadi Desa Raanan Baru   ‎

‎Rayakan HUT ke-55 di Pantai Molinow, Rukun Kasih Raanan Baru Sepakati Sejarah Hari Jadi Desa Raanan Baru ‎

‎​


MINAHASA SELATAN, CARIKABAR. ID
– Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) wilayah Manado dan sekitarnya sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 yang dipusatkan di Pantai Molinow, Senin (27/05/2026).


‎Selain menjadi momentum mempererat tali persaudaraan (kesatuan), pertemuan akbar ini juga menghasilkan keputusan penting terkait pelurusan sejarah dan kesepakatan tanggal serta tahun berdirinya Desa Raanan Baru.


‎​Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Miracle Awuy.


‎Dalam khotbahnya, pendeta mengajak seluruh warga rukun untuk terus menjaga kerukunan, merawat kebersamaan, serta mengucap syukur atas penyertaan Tuhan bagi seluruh masyarakat Raanan Baru di mana pun mereka berada.


‎Setelah ibadah, suasana semakin semarak dengan digelarnya berbagai lomba hiburan yang diikuti oleh seluruh anggota rukun dari berbagai kalangan usia.


‎​Agenda krusial dalam pertemuan kali ini adalah pelaksanaan seminar dan pembahasan mendalam mengenai sejarah berdirinya Desa Raanan Baru.


‎Dipimpin langsung oleh Tim Kerja Pengurus Rukun Kasih Raanan Baru, forum ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dari kampung halaman, termasuk Camat Motoling Barat dan tiga Kepala Desa (Hukum Tua) dari wilayah Raanan Baru raya serta unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


‎​"Pembahasan ini sangat penting untuk memberikan kejelasan sejarah bagi generasi penerus. Melalui diskusi yang sehat, berbasis data, dan ditopang oleh kesaksian para tokoh, kita bersyukur akhirnya berhasil merumuskan dan menyepakati tanggal serta tahun yang pasti mengenai HUT Desa Raanan Baru," ujar KetuaTim Kerja HUT ke-55 RKRB.


‎​Kehadiran tiga Hukum Tua dan unsur BPD menegaskan sinergi yang kuat antara masyarakat perantauan (kinalang) di Manado sekitarnya dengan pemerintah desa setempat.


‎Kesepakatan yang lahir dari pertemuan di Pantai Molinow ini nantinya akan dibawa ke ranah formal di tingkat desa untuk ditetapkan menjadi regulasi resmi desa.


‎Sementara itu Ketua RKRB, Donald Supit, Seluruh pengurus dan anggota Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan sekitarnya berharap hasil dari pertemuan ini tidak hanya memperkuat ikatan emosional antarwarga, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata bagi pembangunan dan jati diri Desa Raanan Baru ke depan.


‎"Saya berharap di periode yang ada RKRB di Manado dan sekitarnya akan terus langsung miskin diwaktu-waktu tertentu sempat ada hambatan namun dapat dilewati semuanya. Hendaknya rukun ini akan benar-benar berguna sebagaimana arahan Firman Tuhan, intinya kita menjadi berkati dimana kita berada dan untuk desa Raanan Baru yang kita cintai," harapa Supit.


‎*MidOn*


Sabtu, 23 Mei 2026

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya  ‎

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Menjelang momentum bersejarah, Tim Kerja Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) wilayah Manado dan Sekitarnya terus bergerak cepat.


‎Serangkaian rapat koordinasi dan pemantapan intens dilakukan demi memastikan seluruh agenda perayaan berjalan dengan matang, megah, dan penuh kekeluargaan.


‎​


Ketua Tim Kerja, Dolvie Sinyal, M. Pd, menyatakan bahwa usia 55 tahun merupakan tonggak sejarah yang penting bagi eksistensi Rukun Kasih Raanan Baru.


‎"Oleh karena itu, persiapan logistik, akomodasi, hingga susunan acara terus dikebut agar memberikan kesan mendalam bagi seluruh anggota rukun yang tersebar di wilayah Manado, Minahasa, dan sekitarnya," kata Singal.


‎Singal menjelaskan, ​puncak Acara di Pantai Molinow Tengah

‎​Berdasarkan hasil keputusan bersama, puncak perayaan HUT ke-55 kali ini akan dilaksanakan pada, ​Rabu, 27 Mei 2026 yang ber​lokasi di Pantai Molinow Tengah, Kabupaten Minahasa Selatan.


‎"​Pemilihan lokasi di Pantai Molinow Tengah, Minahasa Selatan, bukan tanpa alasan. Selain menyuguhkan pemandangan alam yang indah, tempat ini dinilai representatif untuk menampung ratusan anggota rukun dalam suasana yang akrab dan menyatu dengan alam," ucapanya.


‎​Sementara itu, Ketua Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) di Manado dan sekitarnya, Donald Supit,SH,MH menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang boleh terjaga selama 55 tahun ini.


‎" Kiranya melalui perayaan di Pantai Molinow Tengah nanti, kami ingin seluruh anggota Rukun Kasih Raanan Baru dapat melepaskan penat sejenak, saling bersilaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kuat organisasi kita," ujar Supit.


‎Dari hasil rapat terakhir, ​agenda kegiatan puncak dipastikan akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari ibadah syukur bersama, kilas balik sejarah rukun, ramah tamah, hingga berbagai games kekeluargaan dan hiburan yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh sektor wilayah.


‎"​Tim kerja juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota Rukun Kasih Raanan Baru di wilayah Manado dan Sekitarnya untuk dapat hadir dan menyukseskan gelaran akbar ini," harap Ketua RKRB.


‎Koordinasi mengenai transportasi dan titik kumpul keberangkatan menuju lokasi di Minahasa Selatan akan diinformasikan lebih lanjut oleh koordinator masing-masing wilayah.


‎​Dengan semangat kebersamaan yang menyala, Tim Kerja optimis perayaan HUT ke-55 ini akan menjadi momentum kebangkitan yang membawa berkat, tidak hanya bagi internal rukun, tetapi juga bagi masyarakat luas.


‎*MidOn*

Jumat, 22 Mei 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
— Kota Manado mencatatkan prestasi gemilang dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dua pelajar terbaik utusan ibu kota provinsi ini berhasil lolos ke tingkat nasional dan bersiap menjalani tahapan seleksi akhir oleh panitia pusat.


‎​Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Keevly Gabriel Telepong dari SMA Negeri 7 Manado dan Audrew Vania Ringkuangan dari SMA Negeri 9 Binsus Manado.

‎​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado, Sonny Takumansang, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini telah memenuhi target yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Manado.

‎​"Puji Tuhan, dua orang perwakilan Kota Manado berhasil lolos Paskibraka tingkat nasional. Target Kota Manado untuk meloloskan dua siswa akhirnya tercapai," ujar Sonny Takumansang, didampingi Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Roy Sekeon, SH.

‎​Sonny menjelaskan bahwa pada seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Kota Manado, tim seleksi menjaring tiga pasang (enam siswa) terbaik.

‎Dari total tersebut, panitia pusat nantinya akan mengerucutkan kembali menjadi satu pasang (dua siswa) terbaik yang resmi mewakili Provinsi Sulut di tingkat nasional.

‎​Ia pun menaruh harapan besar agar utusan Manado mampu menembus formasi utama Paskibraka Nasional di Jakarta, mengingat Kota Manado terakhir kali mengirimkan utusannya ke tingkat pusat pada tahun 2023 lalu.

‎​"Semoga salah satunya dari Manado. Kami berharap di tahun 2026 ini, Manado bisa kembali berhasil mewakili Sulut sebagai Paskibraka nasional," harapnya.

‎​Sementara itu, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Roy Sekeon, membeberkan bahwa tahun ini Kesbangpol Manado mengirimkan empat peserta terbaik untuk bertarung di tingkat provinsi. Dari ketatnya persaingan, dua di antaranya berhasil melenggang ke fase nasional.

‎​Menurut Roy, seluruh peserta harus melewati rangkaian pengujian yang sangat ketat dan transparan.

‎Tahapan tersebut meliputi,
‎​Tes Berbasis Komputer (CAT), terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). ​Tes fisik dan medis, meliputi tes kesehatan, tes parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dan tes samapta (kesamaptaan) dan
‎​tahap akhir, tes wawancara.

‎​"Empat peserta yang mewakili Kota Manado ini merupakan hasil penyaringan terbaik di tingkat kota, yang penilaiannya dipantau langsung berdasarkan standar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," jelas Roy.

‎​Di sisi lain, Roy menambahkan bahwa untuk proses seleksi Paskibraka tingkat Kota Manado saat ini masih berada dalam tahap perangkingan nilai oleh BPIP pusat.

‎​"Pengumuman hasil seleksi untuk tingkat kota baru akan kami lakukan secara resmi setelah seluruh rangkaian tahapan seleksi di tingkat provinsi selesai dilaksanakan," pungkasnya.

‎*MidOn*

Rabu, 20 Mei 2026

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Wali Kota Manado, Andrei Angouw, secara resmi membuka kegiatan Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026. 

Acara pembukaan ini berlangsung khidmat di Bumi Perkemahan Pinilih, Pentecostal Camping Ground, Klabat Pinili, Kamis (21/5/2026). Kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 21–23 Mei 2026.


Jambore tahun ini mengusung tema "Pramuka Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter Menuju Manado Maju dan Berdaya Saing" dengan semboyan abadi Gerakan Pramuka, "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan".

​Acara diawali dengan penyampaian laporan kesiapan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Bart Assa, S.T., M.Sc., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

​Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan panitia atas kerja keras mereka hingga perkemahan besar ini dapat terselenggara. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Manado, ia berharap seluruh elemen yang terlibat dapat menjaga sinergi demi menyukseskan kegiatan ini hingga selesai.​

"Kita harus tetap semangat. Saudara-saudara dan adik-adik Pramuka sekalian adalah generasi penerus bangsa yang akan mengisi masa depan demi kepentingan bangsa, negara, dan kita bersama. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Andrei Angouw menyemangati para peserta.

Usai memberikan sambutan dan arahan, Wali Kota Manado secara resmi membuka jalannya perkemahan Jambore Cabang Kota Manado Tahun 2026 yang ditandai dengan prosesi upacara pembukaan.

​Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado, Irene Angouw Pinontaan, beserta unsur pimpinan dan Pengurus Kwarcab. Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Manado, perwakilan unsur TNI/Polri, serta para pembina, pengurus, dan ribuan anggota Gerakan Pramuka se-Kota Manado.

​*MidOn*