Ad 728x90

Jumat, 12 Juni 2026

Ukir Prestasi, Sario Utara Raih Juara I Kelurahan Terbaik se-Kota Manado 2026

Ukir Prestasi, Sario Utara Raih Juara I Kelurahan Terbaik se-Kota Manado 2026


MANADO, CARIKABAR.ID — Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat kota. Sario Utara resmi ditetapkan sebagai Juara I atau Kelurahan Terbaik I dalam ajang Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Manado Tahun 2026.

​Penetapan juara tersebut diumumkan secara resmi pada Jumat, 12 Juni 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen, inovasi, serta kerja keras seluruh jajaran pemerintah kelurahan yang bersinergi erat dengan masyarakat dalam memajukan wilayahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti dari kolaborasi yang terbangun antara pemerintah kelurahan, pihak kecamatan, kader masyarakat, serta partisipasi aktif warga dalam mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


‎Berdasarkan hasil penetapan Kelurahan Terbaik Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Manado Tahun 2026, Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Terbaik I (Juara I).

‎Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Terbaik II.

‎Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Terbaik III.

‎Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Harapan I

‎Kelurahan Manado Tua Dua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Favorit.


‎Camat Sario, Jermia Sampul, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kebersamaan dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.


‎“Puji syukur pa Tuhan. Apa yang diraih saat ini merupakan hasil kerja keras, kerja tulus, dan semangat gotong royong dari seluruh pihak. Semua usaha yang dilakukan tidak sia-sia,” ujar Jermia.


‎Ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak cepat berpuas diri. Sebaliknya, kemenangan ini harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.


‎“Semangat terus. Ini menjadi langkah awal untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat berikutnya. Kami akan terus berbenah dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan hasil terbaik saat mewakili Pemerintah Kota Manado di tingkat Provinsi Sulawesi Utara,” tambahnya.

Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan sendiri merupakan instrumen evaluasi pemerintah untuk mengukur capaian penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kelurahan. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola pemerintahan, pembangunan wilayah, kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi yang dilakukan dalam mendukung kesejahteraan warga.

Prestasi yang diraih Kelurahan Sario Utara diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Sario, tetapi juga menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Manado untuk terus memperkuat pelayanan publik dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Dengan modal kekompakan, kerja bersama, dan semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan selama proses penilaian, Kelurahan Sario Utara kini bersiap membawa nama Kota Manado dan bersaing di ajang Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

*MidOn*

Semarak Bulan Bung Karno: Andrei Angouw Resmi Buka FBKM 2026 di Manado Beach Walk

Semarak Bulan Bung Karno: Andrei Angouw Resmi Buka FBKM 2026 di Manado Beach Walk


MANADO, CARIKABAR. ID
– Suasana di kawasan Manado Beach Walk (MBW) mendadak riuh dan penuh warna pada Jumat (12/06/2026). Ribuan masyarakat bersama jajaran pemerintah kota berkumpul untuk menyaksikan pembukaan Festival Bulan Bung Karno (FBKM) 2026.

Acara tahunan yang digelar untuk menghormati sang Proklamator ini resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw. 

Event tahunan yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya ini kembali menjadi ajang untuk mengenang sekaligus meneladani pemikiran dan perjuangan Proklamator RI, Ir. Soekarno.

Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat serta unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Manado, pelaku pariwisata, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Festival Bung Karno Manado tahun ini.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik," ujar Andrei.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga Manado Beach Walk sebagai salah satu ruang publik kebanggaan masyarakat Kota Manado.

"MBW adalah ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat. Ini fasilitas publik yang harus kita jaga bersama karena merupakan milik kita semua," katanya.

Andrei menjelaskan, pelaksanaan Festival Bung Karno setiap bulan Juni bukan tanpa alasan. 

Bulan ini memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup Bung Karno, mulai dari Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, hingga hari wafatnya pada 21 Juni.

"Karena itu setiap bulan Juni kita memperingati Bulan Bung Karno. Tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaan festival ini di Kota Manado," jelasnya.

Lebih lanjut, Andrei berharap seluruh rangkaian kegiatan dan lomba yang digelar selama festival dapat menjadi sarana untuk menggali kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno, khususnya semangat Trisakti.

"Semoga kita bisa mempelajari dan menerapkan semangat Trisakti, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita dan kebersamaan.

"Saya berharap kita semua bergembira, menikmati festival ini, dan semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar sampai selesai," tutup Andrei.

Festival Bung Karno Manado 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai lomba, pertunjukan seni budaya, serta kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Golda Pinontoan, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para General Manager hotel di Manado, serta masyarakat Kota Manado.

*MidOn*

Kamis, 11 Juni 2026

Sinergi Kawal Desa, FISIP Unsrat Gandeng Kejati, Dinas PMDD, dan ABPEDNAS Sulut Sukseskan Tri Dharma dan Relawan Desa

Sinergi Kawal Desa, FISIP Unsrat Gandeng Kejati, Dinas PMDD, dan ABPEDNAS Sulut Sukseskan Tri Dharma dan Relawan Desa


MANADO, CARIKABAR. ID — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Utara. Bertempat di Aula Kampus FISIP Unsrat Manado pada Kamis (11/6/2026), dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) lintas sektor.

Kegiatan dalam rangka Sinergitas Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Relawan Desa dan Pengawalan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), maka FISIP Unsrat Manado menandangani perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah Sulut serta DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulut. 

Penandatanganan perjanjian kerjasama diawali dengan kuliah umum tentang Kolaborasi Penegak Hukum dan Perguruan Tinggi Melalui Program Jaga Desa oleh Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattypeilohy, SH,MH diwakili Asisten Bidang Inteljen Ery Yulianto, SH,MH.

Dekan FISIP Unsrat Manado Dr. Daud Ferry Liando, M.Si menjelaskan maksud perjanjian kerjasama ini adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi para pihak dalam percepatan pemberdayaan, pelayanan publik dan pembangunan desa. 

Adapun tujuanya, kata Ferry Liando yang juga Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut dan DPD Desa Bersatu Sulut untuk mensinergikan potensi, keahlian dan sumber daya yang dimiliki para pihak dalam rangka pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta penguatan kapasitas kelembagaan dan aparatur desa di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP melalui Sekretaris Drs. Jakried K. Maluenseng, M.Sc menyambut baik perjanjian kerjasama ini, dimana sebagai organisasi profesi sekaligus wadah berhimpun dan menyalurkan aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dan mitra strategis dengan pemerintah desa demi kemajuan desa. 

Dengan kerjasama ini, kata Jakried Maluenseng dalam keseharian Ketua Senat Politeknik Negeri Nusa Utara di Tahuna, berbagai program dan kegiatan akan dilakukan bersama dengan FISIP Unsrat Manado, Pemprov Sulut melalui Dinas PMDD Sulut dan Kejati Sulut dalam Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaga Desa. 

Ikut hadir jajaran Pengurus ABPEDNAS Sulut, diantaranya Wakil Ketua Sonny Pondalos, SE, Dr. Magdalena Wulur, MM, Harris VI Sumampouw, AMa.TA, Wakil Bendahara Johanes Tangka, ST,MM, Indry Wantasen.

*MidOn*

Sintya Bojoh Resmi Lantik Pengurus Pokja PWI Manado 2026-2031, Wawali Sualang: Wartawan Mitra Strategis Pemerintah

Sintya Bojoh Resmi Lantik Pengurus Pokja PWI Manado 2026-2031, Wawali Sualang: Wartawan Mitra Strategis Pemerintah


MANADO, CARIKABAR.ID 
– Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Manado periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sulawesi Utara (Sulut), Sintya Bojoh, dan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (11/06/2026).

​Acara bernilai strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah. Tampak hadir Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, perwakilan Ketua DPRD Kota Manado, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Manado, Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak, serta Camat Sario Jeremia Sampul.


​Selain itu, hadir pula para tokoh senior PWI Sulut, di antaranya Ketua OKK PWI Sulut Youngky Sumual, Ketua Panitia Steven Rondonuwu, beserta jajaran pengurus PWI Sulut lainnya.

​Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang memberikan apresiasi yang tinggi terhadap eksistensi insan pers. Ia menegaskan bahwa wartawan memegang peranan krusial sebagai salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.​

“Wartawan di Kota Manado adalah mitra strategis pemerintah dalam mengawal dan mensukseskan pembangunan daerah,” ujar Richard.

Menyampaikan pesan atas nama Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wawali Richard Sualang turut mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Pokja PWI Kota Manado yang baru. Ia optimis melihat komposisi kepengurusan yang diisi oleh figur-figur profesional yang rekam jejaknya sudah sangat dikenal, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

​“Kami sangat yakin Pokja ini mampu membawa PWI berjalan beriringan dengan tujuan besar organisasi, yaitu menghimpun, membina, dan meningkatkan profesionalisme profesi wartawan di Indonesia,” pungkasnya optimis.

Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Bojoh, dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menjalankan program-program strategis demi perubahan yang lebih baik.


‎“Manado adalah barometer pers di Sulawesi Utara. Dinamika Kota Manado selalu menjadi perhatian publik. Karena itu, Pokja PWI Manado memiliki program strategis untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah wartawan, menegakkan kode etik jurnalistik, dan menjadi mitra kritis pemerintah kota,” terang Sintya Bojoh.


‎Bojoh menjelaskan bahwa sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), di ibu kota provinsi seperti Manado tidak dibentuk struktur pengurus PWI layaknya kabupaten/kota lain, melainkan dibentuk Kelompok Kerja (Pokja). PWI Sulut membentuk Pokja untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi, keanggotaan, dan kegiatan PWI di wilayah tersebut.


‎“Perlu saya tegaskan, Pokja Manado nantinya bertanggung jawab langsung kepada Ketua PWI Sulut. Saya juga meminta kepada pengurus yang baru dilantik untuk menjaga solidaritas dan kekompakan. Rumah PWI harus menjadi rumah bersama. Bedakan urusan organisasi dan urusan pribadi, karena kekuatan PWI ada pada kebersamaan anggotanya,” tandasnya.

Di akhir acara, Ketua Pokja PWI Kota Manado, Arsenius Hut Kamrin, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan, menandai dimulainya masa bakti Pokja PWI Kota Manado 2026-2031

​"Dengan pelantikan ini, Pokja PWI Kota Manado periode 2026-2031 resmi memulai langkah barunya dalam menakhodai organisasi profesi jurnalis di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut," ucap Kamrin. 

*MidOn*

Disaksikan Walikota Manado Mensos RI Ingatkan, Sekolah Rakyat Hadir Bentengi Siswa dari Bullying, Kekerasan, dan Radikalisme

Disaksikan Walikota Manado Mensos RI Ingatkan, Sekolah Rakyat Hadir Bentengi Siswa dari Bullying, Kekerasan, dan Radikalisme


MANADO, CARIKABAR.ID
– Kementerian Sosial berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.


‎Dalam kunjungannya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk membentengi siswa dari tiga masalah krusial, yaitu perundungan (bullying), kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi dan radikalisme.


‎​Untuk memastikan integritas dan ketepatan sasaran program, Mensos turun langsung mengecek profil beberapa calon siswa. Verifikasi faktual dilakukan mulai dari data keberadaan keluarga, kondisi rumah, hingga situasi sosial-ekonomi mereka secara mendetail.

‎​Mensos merinci paket dukungan komprehensif yang diterima setiap siswa Sekolah Rakyat untuk menunjang tumbuh kembang mereka secara optimal.

‎Fasilitas dan layanan tersebut meliputi,
‎​pemeriksaan kesehatan rutin dan talent mapping (pemetaan bakat).
‎​Penguatan kompetensi dasar akademik serta pembinaan kedisiplinan tinggi.
‎Asrama tempat tinggal, seragam sekolah lengkap, perlengkapan sekolah, serta jaminan makan 3 kali sehari dan 2 kali snack. Dukungan penuh untuk pembelajaran digital.
‎​
‎​Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Presiden dan Menteri Sosial atas kehadiran Sekolah Rakyat tingkat SMP di Kota Manado.

‎​Mengutip pernyataan tokoh dunia, Bill Gates, tentang bahaya kemalasan yang dapat memicu kemiskinan, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk memaksimalkan program ini demi memutus rantai kemiskinan struktural.

‎​“Presiden dan Menteri telah menyediakan program yang luar biasa. Kita harus bersaing dengan bangsa lain di dunia.
‎Tantangannya adalah bagaimana menciptakan generasi pintar untuk menggapai kesejahteraan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama,” ujar Andrei Angouw tegas.

‎​Penutup yang Mengharukan
‎​Acara diakhiri dengan penjelasan filosofis dari Mensos mengenai alasan penempatan Sekolah Rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial.

‎Hal ini sengaja dilakukan untuk memastikan pendekatan rehabilitasi sosial dan pemberdayaan keluarga dapat berjalan beriringan dengan pendidikan formal.

‎​Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat Mensos menutup sambutannya dengan menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri” demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.

‎Sebagai pamungkas, seorang siswa SRMP 21 Manado mempersembahkan lagu “Laskar Pelangi”, sebuah representasi harapan yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.

‎​Melalui kunjungan kerja ini, sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota Manado dalam mengelola Sekolah Rakyat diharapkan dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, program ini mampu menjadi solusi nyata dan jembatan masa depan bagi anak-anak kurang mampu di Sulawesi Utara.

‎*MidOn*

Minggu, 07 Juni 2026

‎Masuki Tahun Kelima, Festival Bung Karno Manado 2026 Kembali Digelar dengan Ribuan Peserta dan Kompetisi Baru  ‎

‎Masuki Tahun Kelima, Festival Bung Karno Manado 2026 Kembali Digelar dengan Ribuan Peserta dan Kompetisi Baru ‎

‎​


MANADO, CARIKABAR
– Pemerintah Kota Manado kembali menggelar event tahunan akbar, Festival Bung Karno Manado (FBKM) 2026.


‎Pergelaran tahun ini merupakan pelaksanaan kelima secara berturut-turut sejak pertama kali diluncurkan, yang diselenggarakan khusus dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus memaknai Bulan Bung Karno.


‎​Ketua Panitia FBKM 2026, Franko Wangko, yang didampingi oleh Edbert Mirah, menyampaikan bahwa festival ini telah menjelma menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan dan mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat luas.


‎Demi menjaga animo tersebut, pihak panitia telah menyiapkan rangkaian kegiatan dan perlombaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.


‎​“FBKM 2026 merupakan pelaksanaan yang kelima secara berturut-turut. Tahun ini kami kembali menghadirkan berbagai lomba yang melibatkan masyarakat luas, pelajar, hingga komunitas-komunitas yang ada di Kota Manado,” ujar Franko saat memberikan keterangan pers.

‎​Salah satu agenda yang paling diantisipasi dalam festival ini adalah Bung Karno Run, yang kini mengukuhkan posisinya sebagai event lari terbesar di Kota Manado.


‎Untuk tahun ini, sebanyak 1.500 pelari dipastikan akan memadati rute yang disiapkan. Kesuksesan ajang lari ini juga didukung penuh oleh delapan komunitas lari lokal yang ikut bersinergi.


‎​“Bung Karno Run selalu menjadi daya tarik utama. Dari tahun ke tahun pesertanya terus meningkat dan suasananya selalu spektakuler,” tambah Franko.


‎​Selain olahraga lari, FBKM 2026 membuat gebrakan baru dengan menghadirkan Boxing Competition untuk pertama kalinya. Kehadiran cabang olahraga tinju ini diprediksi akan menjadi salah satu magnet baru yang paling dinantikan, baik oleh para atlet maupun penonton.


‎​Untuk merangkul generasi muda dan berbagai komunitas hobi, panitia juga menyelenggarakan berbagai kompetisi yang bervariasi, antara lain, Kategori Olahraga & Kreativitas, Dance Competition dan Boxing Competition.Kategori E-Sports & Hobi, Mobile Legends Competition dan Beyblade Competition.Kategori Edukasi & Kebangsaan, Lomba Pidato, Lomba Menggambar, serta Lomba Pembacaan Dedication of Life.


‎​Melalui variasi lomba ini, FBKM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi wadah hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila serta mewariskan api semangat perjuangan Bung Karno kepada generasi muda.


‎​“Melalui FBKM, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengenang dan memaknai perjuangan Bung Karno, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Franko.


‎*MidOn*

Sabtu, 06 Juni 2026

‎Dua Minggu Berturut-turut Cetak Prestasi, Pemkot Manado Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN

‎Dua Minggu Berturut-turut Cetak Prestasi, Pemkot Manado Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN


MANADO, CARIKABAR.ID
— Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah menajemen pemerintahan yang solid kembali menuai apresiasi tinggi dari Pemerintah Pusat.

Untuk kedua kalinya dalam dua pekan berturut-turut, Pemkot Manado sukses memboyong penghargaan bergengsi tingkat nasional.

‎​Tepat pada Sabtu (6/6/2026), Kota Manado resmi dianugerahi penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

‎​Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Pemkot Manado dalam menerapkan Kebijakan Profiling ASN melalui Manajemen Talenta, digitalisasi pelayanan kepegawaian yang adaptif, serta kepatuhan yang tinggi terhadap seluruh prosedur manajemen ASN.

‎​Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor BKN Regional XI Manado, Dr Akhmad Syauki, SH, MH, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, dr Steaven P. Dandel, yang didampingi oleh Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal, SS, MM.

‎​Prosesi penyerahan ini berlangsung khidmat dalam rangkaian acara Peringatan HUT BKN ke-78 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
‎​Di wilayah kerja Regional BKN XI yang mencakup Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Kota Manado berhasil mensejajarkan diri di kasta tertinggi.

‎Bersama Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Halmahera Selatan, Kota Manado dinobatkan sebagai instansi pemerintah daerah terbaik dalam Kebijakan Pro Karier ASN.

‎​Kepala BKN Regional XI, Akhmad Syauki, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan ini tidaklah mudah untuk diraih. Pemkot Manado harus melewati proses penyaringan yang sangat ketat di tingkat pusat.

‎​"Penghargaan ini sangat sulit untuk didapatkan karena ada 11 kategori penilaian yang diawasi secara ketat langsung oleh Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) BKN Pusat. Pemberian penghargaan ini adalah bentuk apresiasi nyata dari Pemerintah Pusat terhadap komitmen dan kinerja Manajemen ASN yang luar biasa di seluruh instansi pemerintah," ujar Akhmad Syauki.

‎​Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi dan transformasi digital yang dicanangkan Pemkot Manado bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Kota Manado.

‎*MidOn*