MANADO, CARIKABAR. ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mencatatkan pencapaian luar biasa dengan memborong tiga prestasi besar sekaligus dalam satu hari, Jumat (29/5/2026).
Keberhasilan ini menegaskan komitmen kuat kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang dalam menjaga akuntabilitas keuangan serta memacu pembangunan daerah.
Menariknya, pada siang hari dapat pertahankan Opini WTP ke-5 kalinya secara beruntun. Rangkaian prestasi hari ini diawali pada siang hari bertempat di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara.
Pemkot Manado kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkot Manado meraih opini WTP selama 5 kali berturut-turut sejak tahun 2022.
LHP tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, bersama Ketua DPRD Kota Manado, Dra Aaltje Dondokambey, Apt, yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo.
Peringkat Kedua, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting.
Sementara, peringkat ketiga, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) bagi Pembangunan Daerah.
"Penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran Pemkot Manado dan sinergi yang baik dengan masyarakat serta DPRD. Kami berkomitmen untuk tidak cepat puas dan terus menghadirkan inovasi," ujar Walikota Andrei Angouw dalam arahannya.
Suntikan dana insentif Rp3 Miliar untuk Pmlerkuat Fiskal Daerah,-abar gembira tidak berhenti pada trofi penghargaan.
Atas prestasi gemilang dalam menekan kemiskinan, stunting, dan inovasi pembiayaan ini, Pemerintah Pusat memberikan apresiasi konkret berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Manado.
Tambahan dana insentif ini dinilai sangat krusial. Di tengah kebijakan efisiensi transfer dana ke daerah yang saat ini sedang diperketat oleh Pemerintah Pusat, suntikan dana segar sebesar Rp3 Miliar ini akan memperkuat kapasitas fiskal Kota Manado.
Pemkot Manado memastikan bahwa dana insentif tersebut akan dialokasikan secara tepat sasaran untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Manado.
*MidOn*
















