Ad 728x90

Kamis, 19 Februari 2026

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Mengawali momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadan

Wakil Walikota Richard Sualang, mengunjungi lokasi pertama bertempat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Ketang Ternate Baru, Kecamatan Singkil, pada awal pekan puasa ini, Kamis (19/02/2026). 


​Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat teras Pemerintah Kota Manado, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang memadati saf-saf masjid untuk melaksanakan salat berjamaah sekaligus bersilaturahmi.


Dalam sambutannya, Richard Sualang menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk hadir dan menjumpai langsung kaum Muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa.


“Agenda Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjumpai, menyapa kaum muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Ia juga berharap momentum Ramadhan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. “Pemerintah berharap di bulan suci Ramadhan ini, hal-hal baik akan datang menghampiri torang samua dan itu akan diteruskan di bulan seterusnya untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan SKPD Pemkot Manado, jajaran Polsek Singkil, perwakilan MUI dan BKSUA Manado, Camat Singkil, serta tokoh masyarakat dan para pemuka agama.


Safari Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik lainnya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Manado dalam mempererat silaturahmi dan menjaga harmonisasi antarumat beragama di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

*MidOn*

Rabu, 18 Februari 2026

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Walikota Manado, Andrei Angouw, secara resmi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru yang berlokasi di area Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Sulawesi Utara, Rabu (18/02/2026). 


Kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen Mantos dan PLN atas kolaborasi strategis ini. Menurutnya, penempatan SPKLU di pusat perbelanjaan adalah langkah cerdas untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


‎​"Kehadiran SPKLU di Manado Town Square dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kota Manado, khususnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ke depannya," ujar Andrei.


Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. 


SPKLU berdaya 120 kW kini tersedia di area parkir Manado Town Square dengan dua slot pengisian. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya melayani pengguna kendaraan listrik yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi ramah lingkungan.


Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas ESDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Maindoka, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Noviyanti Mongkau, S.E., Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, Direktur Operasional Manado Town Square, Rudy Wijaya, serta undangan lainnya.

*MidOn*


Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026

Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026


MANADO, CARIKABAR. ID
– Semangat kekeluargaan dan kerinduan untuk saling menopang antar sesama warga perantauan asal Desa Raanan Baru kini diwujudkan melalui terbentuknya Rukun Kasih Raanan Baru wilayah Manado dan sekitarnya.


‎Sebagai langkah awal penguatan organisasi, rukun ini dijadwalkan akan menggelar Pertemuan Perdana dalam waktu dekat.


‎​Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi momentum penting bagi seluruh warga Raanan Baru yang berdomisili di Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Tomohon untuk saling bertatap muka, bernostalgia, serta menyatukan visi dalam bingkai kasih.

‎​Berikut adalah poin-poin utama yang akan dibahas dalam pertemuan perdana tersebut, diantaranya, Ibadah Bersama, sebagai bentuk syukur awal tahun.


‎Selanjutnya,​Perkenalan Anggota untuk Mempererat silaturahmi antar keluarga dan generasi muda Raanan Baru di perantauan.


‎​Pembahasan Program Kerja untuk menyusun agenda sosial, kedukaan, maupun kegiatan rutin bulanan.


‎​Pemantapan Pengurus dalam rangka memastikan struktur organisasi berjalan efektif untuk melayani seluruh anggota.


‎​"Rukun ini hadir dari kerinduan kita semua untuk memiliki 'rumah' di tanah rantau. Kami berharap melalui pertemuan perdana ini, kebersamaan warga Raanan Baru semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sesama anggota," ujar salah satu inisiator rukun di Grup Whatsapp.


‎​Diharapkan, kehadiran Rukun Kasih Raanan Baru dapat menjadi wadah tolong-menolong (mapalus) yang nyata, baik dalam suka maupun duka.


‎Seluruh warga asal Raanan Baru yang berada di Manado dan sekitarnya pun diundang untuk hadir dan mengambil bagian dalam momentum bersejarah ini.


‎*MidOn*

Selasa, 17 Februari 2026

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi mengeluarkan Keputusan Walikota terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha selama perayaan hari besar keagamaan. 

Langkah dibawah kepemimpinan Andrei Angkut dan Richard Sualang ini diambil guna menjaga kekhusyukan ibadah serta memelihara kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Walikota Manado nomor 46/kep/D.13/Par/2026 tentang pembatasan jam operasional usaha pariwisata pada perayaan hari besar keagamaan.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa pembatasan dan penutupan operasional berlaku bagi sejumlah jenis usaha pariwisata, antara lain klub malam, diskotek, rumah pijat (yang menyediakan minuman sebagai bagian tak terpisahkan), karaoke, serta SPA sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Easther Mamangkey, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan yang telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022.

“Kebijakan ini bukan untuk mematikan usaha, melainkan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi menjelang Ramadhan, kita perlu menciptakan suasana yang kondusif dan saling menghargai,” ujar Mamangkey.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur TNI/Polri untuk melakukan pengawasan, pemantauan, dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha hiburan malam. Harapannya, semua bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Jika ada yang melanggar, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Pembatasan ini tidak hanya berlaku pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga pada perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti Hari Raya Natal bagi umat Kristen dan Katolik, Nyepi bagi umat Hindu, Waisak bagi umat Buddha, serta Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu.

Pemerintah Kota Manado berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk, tanpa mengabaikan roda perekonomian sektor pariwisata.

Keputusan Walikota tersebut ditetapkan di Manado pada 20 Januari 2026 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

*MidOn*

Senin, 16 Februari 2026

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Suasana penuh sukacita iman menyelimuti Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret (TWM) pada Selasa (17/2/2026) pagi. 

Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang, hadir secara langsung untuk membuka secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Panitia Hari Raya Gereja (PHRG) tahun 2026.

​Acara pembukaan yang diawali dengan jalan sehat bersama seluruh jemaat ini menjadi penanda dimulainya berbagai perlombaan dan kegiatan kerohanian dalam rangka menghayati hari-hari besar gerejawi, khususnya menyongsong masa Paskah.

Dengan mengusung tema “Seia Sekata, Erat Bersatu dan Sehati Sepikir", launching ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat GMIM Paulus TWM, Pdt Ventje Mongdong STh.

Kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti ratusan jemaat yang ada di Kolom 1 sampai Kolom 46. 

Semangat persatuan dan kebersamaan nampak pada momentum yang menandai dimulainya rangkaian hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026 di lingkungan GMIM Paulus TWM.

Wawali Manado menyampaikan ini merupakan agenda rutin gereja, sehingga diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan dan memperkuat persekutuan antar jemaat.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaat GMIM Paulus TWM. Bulan Februari ini dimulainya hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026. Semoga ini menjadi satu bentuk utuh dalam memperkuat persaudaraan jemaat di GMIM Paulus TWM ini,” imbau Sualang didampingi Pdt Ventje Mongdong STh, Ketua P/KB GMIM Paulus TWM, Pnt Franklin Tamara dan Ketua PHRG GMIM Paulus TWM, Jerry Kindangen.

Tak hanya itu, Sualang mengingatkan pentingnya persekutuan jemaat yang kuat akan berdampak positif bukan hanya bagi kehidupan bergereja, tetapi juga bagi pembangunan daerah.

“Kalau persekutuan jemaat kuat, tentu jemaat ini mampu membantu dan mendukung Pemerintah Kota Manado dalam menjalankan program-program pemerintah,” ucapnya.

Sualang berharap seluruh rangkaian kegiatan PHRG 2026 dapat berjalan lancar dan membawa berkat, tidak hanya bagi jemaat GMIM Paulus TWM, tetapi juga bagi masyarakat Kota Manado secara luas.

Dengan mengusung semangat seia sekata dan sehati sepikir, PHRG 2026 GMIM Paulus TWM diharapkan menjadi ruang penguatan iman sekaligus wadah memperkokoh sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Manado.

*MidOn*

Jumat, 13 Februari 2026

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar rapat koordinasi strategis bersama Kapolresta Manado guna membahas langkah-langkah konkret penyelesaian konflik sosial dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Manado. 


Pertemuan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Jumat (13/02/2026), sebagai respon cepat terhadap dinamika keamanan yang terjadi belakangan ini.


​Rapat tersebut dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angkut dan Richard Sualang bersama Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, jajaran Forkopimda, serta para Camat dan Lurah.


Acara dialog tersebut, terkait penyelesaian tawuran kelompok anak muda di Kota Manado khususnya yang terjadi di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting.


Pertemuan dan dialog hari ini adalah lanjutan pertemuan kemarin dengan tokoh masyarakat dan perwakilan warga dari Sindulang. Bagi Wali Kota rapat kemari untuk cari solusi supaya  bisa dibawah dalam rapat dengan pihak Kapolres dan Dandim yang telah dilaksanakan hari ini.


Bagi Tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat ini, kerja-kerja Babinsa penting ditingkatkan dan penegakkan hukum oleh Kepolisian harus ditegakkan supaya ada efek jerah. Informasi yang terangkat dalam pertemuan kemarin ikut dibawah pada diskusi dengan Kapolres dan Dandim hari ini.


Mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pertemuan ini Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph., Kapolres Kota Manado dan jajarannya, Koramil mewakili Dandim Manado, Kapolsek Tuminting, Asisten I Julises Ochlers S.H., Kaban Kesbangpol Sonny Takumansang, Kadis Kominfo Yanti Mongkau, Kasat Pol PP Novly Siwi, Camat Tuminting Hence Patimbano, Lurah Sindulang, para Ketua Lingkungan dan tokoh masyarakat.


Diawal pertemuan dan dialog, Wali Kota berharap masalah di Sindulang Satu bisa ditangani secepat mungkin sebelum menjadi besar. Menurut Wali Kota, Para pelaku juga harus diindentifikasi.


Kapolres ketika memberikan gambaran masalah di Sindulang bahwa tawuran kelompok anak muda dan bahkan ada fenomena lain dimana orangtua ikut memback-up dengan berbagai cara seperti memanfaatkan ibu-ibu/emak-emak hadir di tengah konflik ketika melihat pengamatan dilapangan.


Keaktifan masyarakat untuk menginformasikan adanya kejadian sering disampaikan ada kejadian tapi setelah diselidiki dilapangan ternyata tidak ada. Deteksi dan antisipasi kegiatan dilapangan ikut dipaparkan Kapolres serta apa yang sudah sering dilakukan dilapangan dalam menghadapi situasi tawuran kelompok anak muda.


Nama-nama yang terlibat dilapangan ikut disampaikan kasat reskrim polres dan kapolsek Tuminting dikonfrontir kepada lurah, ketua lingkungan dan tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan untuk sinkroninasi data dan kebenaran nama-nama yang terlibat.


Wali Kota dalam dialog dengan warga masyarakat yang hadir melakukan penekanan soal penegakkan hukum yang tegas sementara masyarakat akan diidentifikasi siapa-siapa yang terlibat apalagi ikut memprovokasi dilapangan. 


"Wali Kota memberikan Kesimpulan yakni menindak-lanjuti laporan dan ditegakkan hukum tegas. Dilokasi yang sering menjadi tempat tarkam akan dipasang CCTV," kata Wali Kota.

*MidOn*

Kamis, 12 Februari 2026

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan


MANADO, CARIKABAR. ID – Pemerintah Kota Manado bergerak cepat merespons instruksi Presiden Republik Indonesia terkait penguatan program kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah terpadu. 

Walikota Manado, Andrei Angouw, bersama Wakil Walikota, Richard Sualang, didampingi Sekretaris Kota, Steven Dandel memimpin langsung gerakan kebersihan massal di sejumlah titik vital kota, Jumat (13/02/2026) pagi.

​Langkah ini merupakan bentuk sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan kota yang sehat, estetis, dan berkelanjutan. 

Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, Malalayang Beach Walk (MBW 2) dan Karang Ria, dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Manado.

Gerakan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan ruang publik yang bersih, nyaman, dan tertata, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Turut mendampingi, jajaran Pemerintah Kota, para Camat, Lurah, serta Ketua-Ketua Lingkungan. Mari bersama menjaga Manado tetap bersih, indah, dan asri. 

*MidOn*