Ad 728x90

Rabu, 21 Oktober 2026

Pdt Berty Motulo Siap Bakar Semangat Api Pantekosta: Malam Ini KKR HUT Pelprip Sulut Guncang Terminal Kawangkoan

Pdt Berty Motulo Siap Bakar Semangat Api Pantekosta: Malam Ini KKR HUT Pelprip Sulut Guncang Terminal Kawangkoan

‎​


KAWANGKOAN, CARIKABAR.ID
— Suasana rohani di Kabupaten Minahasa dipastikan akan bergemuruh malam ini. 

‎

‎Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) malam ke-3, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pelayanan Pria Kaum Bapa (Pelprip) GPdI Sulawesi Utara,  akan menghadirkan pembicara yang dikenal penuh kuasa dan berapi-api, Pdt. Berty Motulo, M.Th.

‎

‎​Acara akbar ini akan dilangsungkan pada Kamis, 23 Oktober 2026, bertempat di Kompleks Terminal Kawangkoan, Minahasa, mulai pukul 18.30 WITA.

‎​

‎Pesan pemulihan dan transformasi

‎​Kehadiran Pdt Berty Motulo di atas mimbar KKR malam ini dinantikan oleh ribuan jemaat, khususnya para bapak-bapak Pelprip dan keluarga besar GPdI dari berbagai penjuru Sulawesi Utara. 

‎

‎Dengan gaya penyampaian yang kuat, interaktif, dan berakar pada kebenaran firman Tuhan, beliau diyakini mampu membakar kembali "api Pantekosta" serta memperbaharui komitmen iman umat dalam menghadapi pelbagai tantangan zaman.

‎

‎​"KKR malam ini bukan sekadar perayaan seremonial HUT Pelprip, tetapi momentum profetik bagi para kepala keluarga dan seluruh jemaat untuk bangkit, menjadi imam dalam keluarga, serta menjadi terang di tengah masyarakat," ujar salah satu panitia pelaksana.

‎

‎Diketahui, Panitia pelaksana HUT ke-73 Pelayanan Pria Pantekosta (Pelprip) GPdI Sulawesi Utara, meng​informasi kegiatan, ​Acara: KKR HUT Pelprip Sulut, 

​Pembicara: Pdt. Berty Motulo, M.Th.

‎​Hari/Tanggal: Kamis, 23 Oktober 2026

‎​Waktu: Pukul 18.30 WITA - Selesai

‎​Tempat: Kompleks Terminal Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. 

‎

‎​Panitia mengimbau kepada seluruh jemaat, simpatisan, serta masyarakat luas yang akan memadati lokasi KKR, untuk ​datang lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar jalur utama Kawangkoan. 


‎​Membawa Alkitab pribadi serta perlengkapan ibadah secukupnya.

‎​Menjaga ketertiban dan kebersihan bersama di area Terminal Kawangkoan demi kelancaran dan kekhusyukan jalannya ibadah.

‎

‎​Mari bersama-sama hadir, rasakan lawatan Tuhan, dan biarkan api Pantekosta kembali berkobar di Minahasa dan Sulawesi Utara! Tuhan Yesus memberkati. *Mid-On*

‎

‎Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Pemprov Sulut dan Pemkot Manado Gelar Gerakan Pangan Murah

‎Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Pemprov Sulut dan Pemkot Manado Gelar Gerakan Pangan Murah

‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Kamis (22/10/2026) pagi.

‎

‎Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Pemerintah Kota Manado, Donald Supit, didampingi Kepala Dinas Pangan Kota Manado, Rollies Rondonuwu.

‎

‎Gerakan Pangan Murah ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersinergi dengan Pemerintah Kota Manado.

‎Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Galang, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado serta masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

‎

‎“Pasar murah ini dilaksanakan secara serentak secara nasional. Puji Tuhan, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik di seluruh kabupaten dan kota, khususnya di Kota Manado. Terima kasih atas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Manado,” ujar Galang.

‎

‎Menurut Galang, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46. Pemerintah juga telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

‎

‎Sementara itu, Asisten III Pemerintah Kota Manado, Donald Supit, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Bank Indonesia (BI), serta Perum Bulog atas dukungan dalam penyelenggaraan pasar murah tersebut.

‎

‎“Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat Manado, apalagi di tengah musim kemarau panjang ketika harga berbagai kebutuhan semakin mahal,” kata Supit.

‎

‎Ia menambahkan, program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras dan berbagai bahan pangan lainnya.

‎

‎“Dengan adanya program ini, masyarakat sangat terbantu. Beras dan bahan pangan lainnya merupakan kebutuhan yang banyak dicari masyarakat,” ungkapnya.

‎

‎Manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh warga. Lisa, salah seorang warga Tikala yang diwawancarai media ini, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

‎

‎“Kami sangat bersyukur karena merasa terbantu. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado,” ujar Lisa.

‎

‎Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga keterjangkauan pangan bagi warga Kota Manado. *Mid-On*


‎

Minggu, 18 Oktober 2026

‎Periode Keempat, ​Penatua Steven Rondonuwu Kembali Dipercaya Pimpin Remaja GMIM Bethesda Ranotana

‎Periode Keempat, ​Penatua Steven Rondonuwu Kembali Dipercaya Pimpin Remaja GMIM Bethesda Ranotana


MANADO, CARIKABAR.ID
— Sosok Penatua Steven Rondonuwu, SH, dinilai masih sangat dibutuhkan untuk melanjutkan estafet kepelayanan di tengah Komisi Pelayanan Remaja Jemaat (KPRJ) GMIM Bethesda Ranotana.

‎
‎Kepercayaan jemaat ini terbukti secara telak melalui perolehan suara yang masif dalam pemilihan yang digelar pada Minggu (18/10) siang.
‎
‎​Dalam proses pemilihan tersebut, Penatua Steven Rondonuwu meraup 191 suara dari total 204 pemilih yang hadir.
‎
‎Dengan hasil mutlak ini, ia kembali diamanatkan untuk memimpin Remaja GMIM Bethesda Ranotana sebagai Ketua untuk masa pelayanan 2027–2031.
‎
‎Periode ini sekaligus menandai masa kepemimpinan keempat kalinya bagi Pnt Steven di komisi pelayanan remaja jemaat setempat.
‎
‎​Usai proses pemilihan, Pnt. Steven Rondonuwu menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menunaikan tanggung jawab mulia tersebut dengan sebaik-baiknya.
‎
‎​"Ini merupakan panggilan iman buat saya pribadi dan tentunya saya menyatakan bersedia di hadapan Tuhan maupun di hadapan remaja GMIM Bethesda Ranotana. Tidak ada alasan menolak pelayanan ini karena ini tugas dari Tuhan. Hanya ini yang bisa kita balas buat Tuhan setelah begitu banyak berkat yang Dia berikan," ujar Pnt. Steven, yang juga dikenal sebagai Ketua Aliansi Pers Manado (APM).
‎
‎
‎​Dengan kepengurusan yang baru ini, diharapkan pelayanan terhadap pembinaan iman remaja di GMIM Bethesda Ranotana dapat semakin berkembang, kreatif, dan berdampak positif bagi generasi muda gereja ke depan.
‎
‎Ini susunan lengkap pengurus KPRJ GMIM Bethesda Ranotana periode 2027–2031 yang baru, yaitu:
‎​Ketua: Penatua Steven Rondonuwu, SH
‎​Wakil Ketua: Chandra Lombogia
‎​Sekretaris: Tesalonika Manengkey
‎​Wakil Sekretaris: Waraney Imon
‎​Bendahara: Greaty Tuegeh
‎​Anggota:
‎​Romando Rondonuwu
‎​Nadia Lumowa
‎​Shalom Pomantow
‎​Patricia Kaleb.
‎
‎*Mid-On*
‎​

‎PEWARNA SULUT Siap Gelar FGD bersama RAKERDA 2026 Usung Tema Sinergi Gereja dan Ketahanan Sosial

‎PEWARNA SULUT Siap Gelar FGD bersama RAKERDA 2026 Usung Tema Sinergi Gereja dan Ketahanan Sosial


MANADO, CARIKABAR.ID
— Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) Pengurus Daerah Sulawesi Utara (Sulut) mulai mematangkan agenda Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026.

‎
‎Kegiatan penting ini dijadwalkan akan digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di Gedung Aula Pemerintah Kota Manado.
‎
‎​Mengusung tema utama “Sinergi Gereja dan Penguatan Ketahanan Sosial Kemasyarakatan”, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi strategis antara lembaga gereja, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dalam merespons dinamika serta berbagai persoalan sosial di wilayah Sulawesi Utara.
‎
‎​Ketua Panitia Pelaksana, Alfeyn Gilingan, menyampaikan bahwa pihak panitia terus mengintensifkan berbagai persiapan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
‎
‎Berbagai langkah koordinasi, mulai dari rapat pemantapan hingga pengecekan langsung ke lokasi pelaksanaan, telah dilakukan secara maksimal.
‎
‎​“Kami terus bekerja menyiapkan segala kebutuhan acara pelaksanaan FGD dan Rakerda Pewarna Sulut,” ujar Alfeyn.
‎
‎​Sementara itu, Manossoh turut menyampaikan pandangannya agar forum diskusi ini tidak sekadar menjadi ruang bertukar gagasan, melainkan mampu melahirkan rekomendasi yang konkret dan aplikatif. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi pemerintah maupun pimpinan gereja dalam mengambil langkah kebijakan ke depan.
‎
‎​“Apa yang menjadi hasil dalam diskusi ini nantinya akan menjadi rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah maupun pimpinan gereja,” ungkapnya.
‎
‎​Ia menambahkan, rekomendasi yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi solusi nyata dalam merespons dinamika serta gejolak sosial, sekaligus memperkokoh fondasi ketahanan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Utara.
‎
‎​Melalui perhelatan FGD dan Rakerda 2026 ini, Pewarna Sulut berharap terbangun sinergi yang jauh lebih erat dan solid antara organisasi profesi wartawan, pemerintah, lembaga keagamaan (gereja), serta masyarakat demi mendukung terciptanya tatanan kehidupan sosial yang harmonis, inklusif, dan berdaya tahan tinggi. *Mid-On*

Kamis, 15 Oktober 2026

‎Pemkot Manado Desak Pertamina Selesaikan Antrean Panjang BBM ‎

‎Pemkot Manado Desak Pertamina Selesaikan Antrean Panjang BBM ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
— Pemerintah Kota (Pemkot Manado) mengambil langkah cepat menyikapi keluhan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir.

‎
‎Pemkot secara tegas meminta pihak Pertamina Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) segera mengatasi persoalan ketersediaan BBM jenis Pertalite tersebut.
‎
‎​Desakan ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Pemkot Manado dan Pertamina Wilayah SulutGo yang berlangsung di Kantor Wali Kota Manado pada Kamis, 15 Oktober 2026.
‎
‎Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, serta Kepala Bagian Perekonomian, David Kambey.
‎
‎​Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendengarkan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang terdampak oleh antrean panjang di SPBU.
‎
‎​“Selaku pemerintah, kami mendengar keluhan masyarakat. Karena itu, kami bersama pihak Pertamina berupaya memecahkan permasalahan ini secepatnya,” ujar Richard.
‎
‎​Lebih lanjut, Richard memberikan tenggat waktu agar persoalan distribusi ini dapat dituntaskan dalam kurun waktu dua hingga tiga hari ke depan, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. Berdasarkan penjelasan Pertamina, kendala keterlambatan distribusi menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya antrean kendaraan di berbagai SPBU di Kota Manado.
‎
‎​Menanggapi hal tersebut, Sales Branch Manager (SBM) SulutGo I Fuel, Agung Afrizal, memastikan bahwa proses penyaluran BBM ke SPBU terus digenjot dan berjalan secara berkala.
‎
‎​Pertamina mencatat beberapa langkah penanganan pasokan, di antaranya, 
‎​kapal pengangkut tiba, pasokan sebanyak 3.000 kiloliter (KL) Pertalite telah tiba melalui kapal pengangkut pada 13 Oktober 2026.  Tambahan pasokan, pertamina menjadwalkan penambahan pasokan Pertalite sebanyak 5.000 KL yang akan tiba pada 16 Oktober 2026.

‎
‎​Di samping upaya percepatan distribusi oleh Pertamina, Agung juga mengimbau masyarakat Kota Manado agar tetap tenang, bijak, serta senantiasa menjaga ketertiban selama melakukan pengisian bahan bakar.
‎
‎​“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Manado, untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap menjaga ketertiban dalam melakukan pembelian di SPBU,” pesan Agung.
‎
‎​Pemkot Manado bersama Pertamina akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan distribusi BBM kembali normal dan merata bagi seluruh masyarakat. *Mid-On*

Jumat, 09 Oktober 2026

‎Atasi Bencana Kekeringan, Kejati Sulut Bersama Pemkot Manado, PDAM Salurkan Air Bersih ke Bunaken, Siladen, dan Manado Tua

‎Atasi Bencana Kekeringan, Kejati Sulut Bersama Pemkot Manado, PDAM Salurkan Air Bersih ke Bunaken, Siladen, dan Manado Tua


M
ANADO, CARIKABAR.ID — Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang terdampak bencana kekeringan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, dan PDAM Manado berkolaborasi dengan DPD ABPEDNAS Sulut, DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, serta DPD ASLINMAS Sulut menggelar aksi sosial penyaluran air bersih di tiga wilayah kepulauan, yakni Pulau Bunaken, Siladen, dan Manado Tua.

‎

‎​Kegiatan penyaluran air bersih tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/10) mulai pukul 08.00 WITA.

‎

‎​Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan air bersih kepada masyarakat, di antaranya, ​Dr Fery Tas, S.H., M.Hum., M.Si. (Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara)

‎

​Andrei Angouw (Wali Kota Manado)

‎​Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Senator Stefanus B.A.N. Liow (Ketua DPD ABPEDNAS Sulut), Gresty Masi (Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut), Brian Janny Walelang (Ketua DPD ASLINMAS Sulut)

‎


‎​Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelantikan DPC ABPEDNAS Kota Manado, DPC Srikandi Jaga Desa Kota Manado, dan DPC ASLINMAS Kota Manado.

‎

‎Prosesi pelantikan jajaran pengurus baru tersebut bakal dipimpin langsung oleh Plt Kajati Sulut, Dr Fery Tas, S.H., M.Hum., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat/Pengawas ketiga organisasi tersebut.

‎

‎​Acara pelantikan dijadwalkan berlangsung di Kompleks KSOP Manado sesaat setelah seluruh rangkaian penyaluran air bersih di tiga pulau selesai dilaksanakan.

‎

‎​Aksi kolaboratif ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan air bersih masyarakat kepulauan yang tengah menghadapi tantangan musim kemarau dan kekeringan, sekaligus mempererat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Utara. *Mid-On*


‎

Rabu, 07 Oktober 2026

‎​Munas II KOPEK 2026 Resmi Dimulai di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa dan Penguatan Ekonomi Daerah

‎​Munas II KOPEK 2026 Resmi Dimulai di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa dan Penguatan Ekonomi Daerah

​


MANADO, CARIKABAR. ID
– Rangkaian Musyawarah Nasional (MUNAS) Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) II Tahun 2026 resmi dimulai di Courtyard Manado, Jalan A.A. Maramis, Kayuwatu, Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget, Rabu (7/10/2026).

‎

‎Forum strategis ini digelar untuk menentukan arah kebijakan serta menyusun program kerja organisasi dalam memajukan komoditas kelapa nasional ke depan.

‎

‎​Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Umum KOPEK, Nelson Pomalingo, menegaskan pentingnya peran Sulawesi Utara dalam peta industri kelapa nasional. Menurutnya, potensi lahan yang luas menjadikan kawasan ini sebagai target strategis percepatan program hilirisasi.

‎

‎​"Saat ini kami masih menjalankan organisasi karena pengurus baru belum terbentuk. Kiranya melalui Munas ini, Ketua yang terpilih nantinya harus merupakan Bupati aktif sesuai AD/ART untuk menggerakkan organisasi dan memajukan sektor kelapa di masing-masing kabupaten sebagai penggerak ekonomi daerah," ujar Nelson.

‎

‎​Lebih lanjut, keberadaan KOPEK diharapkan dapat memperkuat kelembagaan petani di tingkat tapak—termasuk kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan)—serta kelembagaan ekonomi petani melalui program pelatihan, pembukaan akses pembiayaan, kemitraan strategis dengan sektor swasta, hingga dukungan regulasi yang berpihak pada petani.

‎

‎​Sejalan dengan langkah tersebut, Kementerian Pertanian optimistis bahwa pengembangan kawasan kelapa berbasis hilirisasi mampu meningkatkan kesejahteraan petani, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat perekonomian desa, serta menjadikan kelapa sebagai komoditas unggulan nasional yang berdaya saing global.

‎

‎Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pada tahun 2027 mendatang direncanakan perluasan kawasan pengembangan kelapa berbasis hilirisasi mencapai 64.275 hektare.

‎​Nelson juga menyampaikan harapannya terhadap dukungan pemerintah pusat pada gelaran munas kali ini.

‎

‎“Kami mengharapkan kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan pada Munas untuk memberikan arahan langsung kepada para bupati dari sentra-sentra produksi kelapa, mengingat perekonomian masyarakat di wilayah tersebut sangat bergantung pada komoditas kelapa,” tambahnya.

‎

‎​Pembukaan resmi (Official Opening) Munas II KOPEK oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, bertempat di lokasi yang sama.

‎

‎​Sejumlah tokoh dan pejabat daerah turut hadir dalam pembukaan rangkaian acara ini, di antaranya Bupati Minahasa Selatan Frangki Wongkar, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo, utusan kepala daerah dari dinas-dinas terkait kabupaten/kota, serta perwakilan kelompok tani dan organisasi mitra KOPEK.

‎

‎​KOPEK, didirikan pada 27 November 2017, Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) merupakan wadah berhimpun bagi daerah-daerah penghasil kelapa yang memiliki luas komoditas minimal 2.500 hektare. Hingga saat ini, keanggotaan dan program KOPEK telah mencakup lebih dari 200 kabupaten di seluruh Indonesia. *Mid-On*

‎

​

‎