LANGOWAN, CARIKABAR.ID – Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara tahun 2026 resmi dimulai dengan suasana spiritual yang kental.
Bertempat di Sekolah Alkitab Langowan (SAL), Selasa (14/04/2026), agenda besar tahunan ini diawali dengan ibadah agung yang khidmat.
Ibadah Berlangsung Khidmat
Ibadah pembukaan ini dipimpin langsung oleh Utusan Majelis Pusat (MP) GPdI.
Dalam khotbahnya, utusan Majelis Pusat menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dan integritas pelayanan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
"Sebagai hamba Tuhan, tugas utama kita bukan sekadar menjalankan organisasi, melainkan memastikan Api Roh Kudus tetap menyala di dalam hati dan pelayanan kita," harap Pdt Sumarauw.
Pesan firman Tuhan yang disampaikan menjadi penguat bagi seluruh peserta Mukerda agar mengedepankan kepentingan pekerjaan Tuhan di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
"Momentum Mukerda ini harus menjadi ajang refleksi sekaligus konsolidasi hati untuk membawa GPdI Sulawesi Utara semakin berdampak," ujar Pdt Wempie Kumendong, perwakilan Majelis Pusat dalam arahannya di hadapan ratusan hamba Tuhan.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Stevanus (YSK) diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Utara,Novita Lumintang dalam sambutannya mengatakan, Ibadah ini juga menjadi saksi sinergitas antara gereja dan pemerintah, di mana Pemerintah Sulawesi Utara hadir langsung untuk membuka kegiatan secara resmi setelah prosesi ibadah selesa.
Setelah ibadah usai, kegiatan dilanjutkan dengan agenda persidangan yang berfokus pada evaluasi program kerja tahun sebelumnya serta penetapan target-target pelayanan untuk depan.
Mukerda ini diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan-keputusan administratif, tetapi juga memicu semangat penginjilan yang lebih kuat di seluruh pelosok Sulawesi Utara.
Diketahui, Mukerda berlansung dari 14-15 April 2026, diikuti oleh 500 peserta, terdiri dari utusan Pengurus dari 128 Wilayah yang ada di Kabupaten Kota se-Sulawesi Utara, Pengurus Komisi Daerah, Utusan DARI, STA, STT, Panti Asuhan/Jompo serta Yayasan Pendidikan lainnya di bawah naungan GPdI.
Sementara itu, Ketua Panitia Mukerda, Pdt Rein Wotulo dalam laporan kegiatan, menyampaikan apresiasi kehadiran dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa, Kecamatan dan Desa Raranon.
"Kegiatan ini juga dapat digelar berkat dukungan penuh Ketua MD GPdI Sulut dan jajarannya. Kami berharap seluruh perserta dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai," ungkap Pdt Rein.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Urusan Agama Kristen di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Pdt Meidi Tasik, Para staf ahli Gubernur Sulawesi Utara, Forkopimda Kabupaten Minahasa, Jajaran pengurus MD GPdI Sulawesi Utara dan undangan lainnya.
*MidOn*













