Ad 728x90

Rabu, 01 April 2026

Pemkot Manado Siapkan Edaran Internal Terkait Transformasi Budaya Kerja dan Skema WFH

Pemkot Manado Siapkan Edaran Internal Terkait Transformasi Budaya Kerja dan Skema WFH


MANADO, CARIKABAR. ID– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tengah bersiap mengimplementasikan kebijakan transformasi budaya kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan pemerintah pusat guna mewujudkan birokrasi yang lebih adaptif dan modern.

​Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Manado, Donald Supit, SH, MH, saat ditemui di Kantor Wali Kota Manado, Kamis (2/4/2026), menjelaskan bahwa penyesuaian ini mencakup skema kerja fleksibel, termasuk pengaturan Work From Home (WFH). Saat ini, Pemkot sedang melakukan finalisasi terhadap surat edaran internal yang akan menjadi payung hukum pelaksanaannya.

​"Pemerintah Kota Manado akan menindaklanjuti surat edaran Mendagri dengan edaran internal pemerintah kota. Intinya kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait transformasi budaya kerja ASN," ujar Supit. 

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk sinkronisasi terhadap regulasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Donald menegaskan bahwa pola kerja ASN ke depan akan lebih dinamis dengan mengombinasikan kehadiran fisik di kantor (Work From Office/WFO) dan kerja dari rumah.

​Transformasi ini diharapkan tidak hanya sekadar mengubah lokasi kerja, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik melalui budaya kerja yang lebih fleksibel namun tetap terukur.

​"Edaran internal tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan pola kerja ASN di lingkungan Pemkot Manado, termasuk pengaturan kombinasi WFO dan WFH yang kini menjadi bagian dari adaptasi birokrasi modern," tambahnya.

​Hingga saat ini, dokumen tersebut masih dalam tahap penyempurnaan agar saat diterbitkan nanti, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki panduan yang jelas dalam mengatur ritme kerja stafnya tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

*MidOn*

‎Bagian Gedung KONI Sario Manado Ambruk Pasca Gempa, Satu Korban Meninggal Dunia ‎

‎Bagian Gedung KONI Sario Manado Ambruk Pasca Gempa, Satu Korban Meninggal Dunia ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Musibah melanda kawasan pusat olahraga Sario, Manado, pada Kamis (02/04/2026) pagi.


‎Salah satu bagian dari Gedung KONI Sario dilaporkan ambruk akibat guncangan gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara. Insiden ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di lokasi kejadian.
‎​
‎​Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam peristiwa tragis ini,
‎​1 Korban Meninggal Dunia, ditemukan meninggal di lokasi kejadian akibat tertimpa material bangunan.
‎​2 Korban luka berat, saat ini tengah mendapatkan penanganan medis secara intensif di rumah sakit terdekat.
‎​
‎​Humas Basarnas, Nuraidin Gumeleng, mengonfirmasi bahwa tim evakuasi langsung dikerahkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.

‎​"Benar, telah terjadi kerusakan struktur pada salah satu bagian Gedung KONI Sario akibat gempa pagi ini.
‎Data sementara menunjukkan ada tiga korban; satu meninggal dunia di tempat, sementara dua lainnya sedang dalam perawatan di rumah sakit," ujar Nuraidin Gumeleng.
‎​
‎​Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di area gedung untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di bawah reruntuhan.

‎Masyarakat dihimbau untuk menjauhi area bangunan yang mengalami kerusakan demi menghindari potensi ambruk susulan.

‎*MidOn*

‎Wakil Gubernur Victor Mailangkay Buka Konferensi Daerah API Sulawesi Utara

‎Wakil Gubernur Victor Mailangkay Buka Konferensi Daerah API Sulawesi Utara


MANADO, CARIKABAR.ID
– Bertempat di Ruang C J Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, secara resmi membuka agenda Konferensi Daerah (Konferda) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Sulawesi Utara, pada Rabu (01/04/2026).


‎​Acara pembukaan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPP API, Pdt. Mayjen TNI (Purn) Harsanto Adi, M.Th, MM, yang turut mendampingi Wakil Gubernur dalam prosesi pembukaan.

‎​Dalam sambutannya, Wagub Victor Mailangkay memberikan apresiasi tinggi atas peran strategis para pendeta yang tergabung dalam API dalam menjaga harmoni serta kerukunan di tengah masyarakat Sulawesi Utara.

‎Wagub, menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan tokoh agama adalah pilar utama dalam menyukseskan program pembangunan daerah.

‎​"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat menghargai dedikasi para hamba Tuhan yang terus mendoakan dan mendampingi masyarakat. Melalui Konferda ini, kita berharap lahir pemikiran-pemikiran baru yang semakin memperkuat nilai kebersamaan di 'Bumi Nyiur Melambai'," ujar Mailangkay.

‎​Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum API, Pdt Mayjen TNI (Purn) Harsanto Adi, menyampaikan bahwa Konferda ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan.

‎"Kiranyapara pendeta di Sulawesi Utara agar lebih berdampak secara sosial dan spiritual," kata Ketum Harsanto.

‎Sementara itu, Ketua DPD API Sulawesi Utara terpilih, Pdt Dr Robert Longkutoy, MA, M. Pd, merasa bersyuku, kembali dipercayakan untuk menjabat kembali di Ketua DPD API Sulut pada forum Konferda tersebut.

‎"Hal yang paling mendasar untuk program saya adalah, sosialisasi terkait visi misi API dan persiapan perjuangan struktur lengkap DPD juga mempersiapkan agenda Konfercab Kabupaten Kota diwaktu dekat, lalu kemudian akan dilantik, baik DPD maupun DPC oleh DPP," ucap Pdt Longkutoy.

‎Ketua Panitia Konferensi, Pdt Stevie Pemikiran, menjelaskan, ​poin-poin utama kegiatan, diantaranya,
‎​pemilihan pengurus, konsolidasi organisasi dan pemilihan pengurus DPD API Sulawesi Utara periode selanjutnya.

‎"Agenda lain, adalah ​penguatan visi, penyelarasan program kerja nasional dengan kebutuhan lokal di daerah.
‎Perumusan langkah nyata API dalam memberikan kontribusi bagi kesejahteraan umat dan masyarakat luas, " ungkap Pdt Stevie.

‎​Kegiatan yang dilaksanakan tepat pada awal April ini dihadiri oleh jajaran pengurus API dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Utara serta tamu undangan dari unsur Forkopimda.

‎Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Provinsi Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia.

‎*MidOn*

Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar rapat paripurna penting dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025 serta Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Manado Tahun 2026, Selasa (31/03/2026).


‎​


Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Paripurna ini dihadiri langsung oleh Walikota Manado, Andrei Angouw. Jalannya persidangan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Manado, Mona Kloer, didampingi oleh Wakil Ketua Meykel Damopolii, serta diikuti oleh segenap anggota DPRD dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado.


‎​Jalannya kegiatan persidangan ini
‎​diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan pembukaan resmi dan pembacaan agenda paripurna oleh pimpinan sidang. Dalam rangkaian acara tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Steven Rende turut membacakan surat masuk yang berkaitan dengan agenda pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di lingkup DPRD Kota Manado untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan legislasi.


‎​


Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memaparkan urgensi dari LKPJ Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa laporan ini merupakan refleksi atas kinerja pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun lalu.


‎​"LKPJ tahun 2025 ini akan dilaporkan untuk kemudian ditindaklanjuti oleh lembaga DPRD. Ini merupakan output nyata dari program-program yang sudah berjalan maupun yang akan terus kita kerjakan demi kemajuan Kota Manado," ujar Andrei Angouw.


‎​


Selain pembahasan LKPJ, penetapan Propemperda Tahun 2026 menjadi poin krusial dalam paripurna ini. Penetapan ini bertujuan untuk memberikan landasan hukum yang jelas bagi rencana strategis pemerintah kota dalam satu tahun ke depan, guna memastikan setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku.


‎​Dengan terlaksananya paripurna ini, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kota Manado semakin solid dalam mengawal transparansi anggaran dan efektivitas program pembangunan daerah.


Hasil pelaksanaan dari penugasan pemerintah daerah, setiap program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang diharapkan akan secepatnya dibahas oleh pihak legislatif, serta mendapatkan rekomendasi untuk diimplementasikan dalam program dan kegiatan kedepan.

Sementara itu, Mona Kloer meminta agar pansus yang dibentuk di lembaga politik tersebut untuk segera di bahas untuk memberikan jaminan dalam pembentukan peraturan daerah, guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.


Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan laporan hasil Bampeperda terkait penetapan peraturan daerah oleh Dolfie Angkouw.

Paripurna dihadiri oleh, Sekda dr Steaven Dandel, para Asisten, para kepala SKPD, unsur TNI dan Polri, Camat dan diikuti oleh anggota DPRD Manado.

*MidOn*

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
- Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Manado memasuki babak baru. Sebanyak 320 pelajar dinyatakan lolos verifikasi berkas dan siap melangkah ke tahapan seleksi selanjutnya.

​Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para siswa menengah atas di Ibu Kota Sulawesi Utara tersebut yang bercita-cita menunaikan tugas mulia pada upacara HUT Kemerdekaan RI mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Pembentukan Paskibraka Kota Manado, Steaven P. Dandel, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan dokumen yang diunggah peserta.

‎“Seleksi administrasi ini merupakan tahap awal yang sangat penting. Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai ketentuan. Peserta yang lolos diharapkan mempersiapkan diri dengan baik untuk tahapan selanjutnya,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan peserta agar benar-benar memahami setiap ketentuan dalam pengumuman yang telah disampaikan panitia.

‎“Setiap peserta wajib membaca dan memahami seluruh isi pengumuman. Kelalaian dalam memahami aturan akan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Kami ingin seluruh proses ini berjalan disiplin dan berkualitas,” tambahnya.

‎Steaven menegaskan, keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

‎Dari total 320 peserta yang lolos, terdiri dari 150 putra dan 170 putri, berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kota Manado. Beberapa sekolah dengan jumlah peserta terbanyak antara lain SMA Negeri 7 Manado sebanyak 51 peserta, SMA Negeri 1 Manado sebanyak 50 peserta, serta SMK Negeri 1 Manado dengan 32 peserta. Sementara sekolah lainnya berpartisipasi dengan jumlah bervariasi, mencerminkan tingginya antusiasme pelajar untuk menjadi bagian dari Paskibraka.

‎Jadwal Tahapan Seleksi

‎Panitia juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan tahapan seleksi lanjutan sebagai berikut:

‎7 April 2026

‎Upacara Pembukaan (07.30–09.00 WITA) – Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado

‎Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (09.00–11.30 WITA)

‎Seleksi Intelegensia Umum (13.00–14.30 WITA)

‎10 April 2026

‎Seleksi Kesehatan (07.30–16.30 WITA)

‎14 April 2026

‎Seleksi Parade (07.30–16.30 WITA)

‎17 April 2026

‎Seleksi Kesamaptaan (07.30–16.30 WITA) – Lapangan KONI Sario Manado

‎21 April 2026

‎Seleksi Peraturan Baris Berbaris (07.30–16.30 WITA)

‎24 April 2026

‎Seleksi Kepribadian (07.30–16.30 WITA)

‎Seluruh tahapan seleksi dipusatkan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, kecuali seleksi kesamaptaan yang dilaksanakan di Lapangan KONI Sario.

‎Panitia berharap seluruh peserta yang telah lolos dapat mengikuti setiap tahapan dengan serius, menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta semangat nasionalisme sebagai calon pengibar bendera pusaka.

*MidOn*


Senin, 30 Maret 2026

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

‎​


AIRMADIDI, CARIKABAR.ID
– Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan ibadah fellowship (persekutuan) dalam rangka mempererat sinergitas pelayanan.


‎Kegiatan ini dilaksanakan di Leny's Villa Suwaan, Airmadidi, pada Senin (30/03/2026).


‎​Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Majelis Daerah (MD) GPdI Sulawesi Utara, Pdt Hanny Awuy, M.Th. Kehadiran jajaran pimpinan MD ini memberikan penguatan serta motivasi bagi seluruh pengurus KDP3 dalam mengemban misi penginjilan di Bumi Nyiur Melambai.


‎​Fokus pada Pengembangan Penginjilan

‎​Dalam penyampaiannya, Pdt Hanny Awuy menekankan pentingnya kolaborasi antar-pelayan Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa di era digital yang semakin dinamis.


‎Beliau mengapresiasi semangat KDP3 Sulut yang terus aktif bergerak melayani hingga ke akar rumput.


‎​"Fellowship ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat strategi penginjilan untuk dapat dipercaya di Sulawesi Utara agar lebih berdampak," ujar Sekretaris MD GPdI Sulut tersebut.


‎Sementara itu, Ketua KDP3, Pdt Ferry Rumenser, M. Th, dalam sambutannya, mengingatkan ​untuk terus bekerja selagi dipercayakan. Atmosfer kekeluargaan ujung tombak penjangkauan jiwa ini, memilih lokasi di Leny's Villa Suwaan yang asri menambah nuansa keakraban antar peserta.


‎"Momentum ini, dalam rangka mempertegas program yang sedang di jalankan. Teruslah bekerja sesuai pertunjukan dan arahan pimpinan," terang Pdt Rumenser.


‎Sebelumnya, Bendahara KDP3 Sulut, Pdt Paulus Wotulo, menyampaikan ucapan selamat datang untuk semua unsur pengurus KDP3 pada acara perkuat tali persaudaraan dan pendalaman pemahaman tentang strategi penginjilan.


‎"Mari kita manfaat dengan baik kegiatan ini, untuk menambah energi penginjilan. Dengan kehadiran Sekretaris MD GPdI Sulut ini, kepercayaan kita dalam mendukung program Ketua MD," ucap Pdt Wotulo.


‎Selain ibadah bersama, Sekretaris KDP3, Pdt Jeane Polii menjelaskan, agenda ini diisi dengan sesi diskusi mengenai program kerja ke depan serta evaluasi pelayanan penginjilan yang telah berjalan sepanjang kuartal pertama tahun 2026.


‎"Agenda ini, tidak membahas program baru, tetapi bagaimana kita melaksanakan kegiatan yang sedang dilakukan, apakah telah sesuai dengan program yang telah di tetapkan," ungkap Pdt Polii.


‎​Ibadah fellowship ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesatuan gereja dan kemajuan pelayanan penginjilan di wilayah Sulawesi Utara.


‎*MidOn*


Kamis, 26 Maret 2026

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat  ‎

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR. ID
– Suasana penuh sukacita dan sorak-sorai anak-anak mewarnai kawasan Pantecostal  Camping Ground (PCG) Pinili Klabat selama empat hari terakhir.


‎Pelayanan Anak Pantekosta (Pelnap) GPdI Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan Kids Camp 2026, sebuah ajang pertemuan besar yang bertujuan untuk membina spiritualitas dan karakter generasi muda sejak dini.


‎​Selama empat hari pelaksanaan, Senin-Kamis,23-26 Maret 2026, ribuan anak-anak utusan dari berbagai sidang jemaat lokal di Sulawesi Utara mengikuti rangkaian kegiatan yang edukatif dan inspiratif.


‎Tidak hanya diisi dengan ibadah kreatif dan pendalaman Alkitab, panitia juga menyuguhkan berbagai aktivitas luar ruangan (outdoor) yang membangun kerjasama tim, ketangkasan, dan kemandirian.


‎​Beberapa agenda utama meliputi, ibadah KKR Anak serta berbagai lomba, baik musik maupun bintang vokalis juga pengembangan talenta lainnya.


‎​Ketua Pelnap GPdI Sulut, Pdt Frangky Umboh, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara ini. Pemilihan PCG Pinili Klabat sebagai lokasi dinilai sangat tepat karena suasananya yang asri, mendukung anak-anak untuk lebih dekat dengan alam sekaligus fokus dalam pertumbuhan iman mereka.


‎​"Kami berharap melalui Kids Camp 2026 ini, anak-anak pulang membawa pengalaman spiritual yang berkesan dan karakter yang lebih kuat untuk menjadi garam dan terang di sekolah maupun lingkungan mereka," ucap Pdt Frangky di didampingi Pdt Denny Rantung dan Pdt Frangky Tilaar.


‎Suasana syahdu menyelimuti lokasi perkemahan Kida Camp 2026 Pelnap GPdI Sulawesi Utara saat ribuan anak dan pembina berkumpul melingkari tumpukan kayu yang mulai menjilat langit malam. Momen Api Unggun yang menjadi tradisi puncak perkemahan ini bukan sekadar seremoni penutup, melainkan simbol kobaran semangat melayani bagi generasi muda sejak dini.


‎​Acara resmi ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus mendukung pelayanan anak di tingkat daerah maupun lokal. Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya sinergi antara orang tua, pembina, dan pengurus Pelnap dalam mengawal masa depan generasi penerus gereja.


‎*MidOn*