Ad 728x90

Rabu, 01 Juli 2026

‎Kerjasama Kementerian Sosial, Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat, Pemkot Manado Gelar Bimtek Agen Perlinsos Kota Manado  ‎

‎Kerjasama Kementerian Sosial, Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat, Pemkot Manado Gelar Bimtek Agen Perlinsos Kota Manado ‎


MANADO, CARIKABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat kerja sama Kementerian Sosial RI, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petugas Perlindungan Sosial (Perlinsos).



Kegiatan yang berlangsung di Ruangan Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (02/07/2026) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan sosial serta pemutakhiran data kemiskinan agar lebih tepat sasaran.


‎​Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Manado dr Richard Sualang, Direktur Jaminan sosial, Mardi Brilian Saleh, S.Kom, Ketua Pokja Sembako Dirjamsos, Fahri Isnanta, S.Sos,M.Kesos, Perwakilan Komite Percepatan Transformasi Digitalisasi Pemerintah (KPTDP), Nabila Hanum, Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Dra Neivi Lenda Pelealu, M.Si, Kadis Dukcapil, Erwin Kontu,SH, Kadis Kominfo, Noviantika Mongkau, SE, Perwakilan BI Sulut Chandra Agusta.


‎Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran petugas lapangan sebagai ujung tombak pemerintah dalam mendeteksi dan menangani permasalahan sosial di tengah masyarakat.


‎​"Akurasi data adalah kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial. Melalui Bimtek ini, kita ingin memastikan seluruh petugas Perlinsos di tingkat kecamatan hingga kelurahan memiliki pemahaman yang sama, integritas yang tinggi, dan respons cepat terhadap keluhan warga," ujar Sualang.


‎Lanjut Sualang, program ini sudah mulai dilaksanakan segala persiapan segala ilmu pengetahuan termasuk sumber daya manusia ini sudah dipersiapkan sejak Februari 2026, lalu sudah dilaksanakan rapat koordinasi dari Kemendagri Kemensos bahkan dewan ekonomi nasional.


‎"Pemerintah Kota Manado sedang dalam mempercepat di governance ini ternyata mendapat perhatian dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, sehingga masalah digitalisasi Kota Manado dianggap mampu dan siap untuk menjalankan program-program nasional termasuk digitalisasi" katanya saat Sambutan pembukaan.


‎Sementara itu, Direktur Jaminan Sosial Mardi Saleh S.Kom dalam sambutannya melalui Zoom mengatakan dengan Aplikasi ini mempermudah evaluasi dari penyaluran-penyaluran selama bantuan selama ini. Tujuan utama dari digitalisasi ini adalah menggeser beban dengan tanggung jawab.


‎"Jadi bapak Ibu sekalian kita meskipun namanya dihindarisasi dan ini bimbingan teknis, jangan dibayangkan kalau aplikasinya akan lebih mudah secara teknis. Inti dari digitalisasinya apa kita menggeser pencatatan bantuan ini bukan lagi berbasis Top down ya kita menggeser ini menjadi bagian artinya seluruh orang penduduk Indonesia yang ingin meminta bantuan dari pemerintah atau mengusulkan harus melakukannya sendiri" Tandasnya.


‎Bahka Kementrian Sosial melalui Ketua Pokja Sembako Direktorat Jaminan Sosial Fahri Isnanta S.Sos, M.Kesos menjelaskan akan melakukan sosialisasi di Kelurahan Paal IV dan akan di Undang Kecamatan Paal 2 dan Kecamatan Tikala. Kegiatan sosialisasi perekam Digital, ini dengan masyarakat yang tidak tau mengunakan teknologi ataupun lansia.


‎"Program ini, mempermudah Masyarakat agar bisa mengisi data diri masing masing melalui aplikasi dan akan di bantu oleh agen yang sudah melakukan sosialisasi hari ini," ucapnya.


‎​Melalui sinergi yang makin kuat pasca-Bimtek ini, Pemkot Manado menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Kota Manado dapat terus ditekan secara signifikan sesuai dengan target pembangunan daerah.


‎*MidOn*

‎Pdt Hanny Kolondam Sukses Hadirkan Wapres Gibran Rakabuming di Pembukaan YTC GPdI Sulut 2026  ‎

‎Pdt Hanny Kolondam Sukses Hadirkan Wapres Gibran Rakabuming di Pembukaan YTC GPdI Sulut 2026 ‎


MINAHASA UTARA
– Puluhan ribu pemuda dan remaja Pantekosta dari berbagai wilayah memadati Pentecostal Camping Ground (PCG) Klabat, Desa Pinili, Kabupaten Minahasa Utara, pada Senin (29/06/2026).


‎Kehadiran massa yang masif ini menjadi saksi pembukaan agenda akbar Youth and Teens Camp (YTC) GPdI Sulawesi Utara 2026 yang berlangsung sangat spektakuler.


‎​Kemegahan acara pembukaan ini tidak lepas dari tangan dingin Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Drs. Hanny Kolondam.


‎Melalui koordinasi yang matang dan sinergi yang kuat, Pdt. Hanny sukses menghadirkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, untuk membuka secara resmi kegiatan sinodal tahunan tersebut.


‎​Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Wapres Gibran Rakabuming tiba di lokasi perkemahan didampingi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, S.E., serta Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda.


‎​Dalam sambutan utamanya, Wakil Presiden Gibran menekankan pentingnya peran generasi muda gereja dalam pembangunan bangsa.


‎Beliau menyatakan bahwa pemuda dan remaja adalah pilar utama yang akan menggerakkan roda kemajuan menuju visi Indonesia Emas 2045.


‎Kehadiran langsung orang nomor dua di Indonesia ini memicu antusiasme luar biasa sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap pembinaan karakter generasi muda di Sulawesi Utara.


‎​Di sela-sela acara, Ketua Panitia Pdt. Hanny Kolondam menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas penyertaan Tuhan sehingga acara pembukaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan megah.


‎Pdt. Hanny menjelaskan bahwa YTC tahun 2026 ini mengusung tema "Be Ready" (Bersiaplah) yang dinukil dari kitab Matius 24:44.


‎​"Melalui tema Be Ready, kami ingin mengajak seluruh pemuda dan remaja GPdI untuk selalu siap sedia dalam iman. Generasi muda Pantekosta harus menjadi generasi yang berkualitas, selalu mengandalkan Tuhan, serta siap berkarya bagi kemuliaan nama-Nya di tengah tantangan zaman," ujar Pdt. Hanny Kolondam dengan penuh semangat.


‎​Pdt. Hanny juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Presiden RI, jajaran Pemerintah Provinsi Sulut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, serta seluruh unsur pimpinan GPdI yang telah mendukung penuh realisasi perkemahan akbar ini.


‎​Dihadiri Tokoh Pimpinan Gereja

‎​Acara pembukaan yang sakral dan meriah ini diawali dengan ibadah agung yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt. Dr. Johnny W. Weol, MM., M.Th. Turut hadir mendampingi di panggung kehormatan, Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI Sulawesi Utara, Pdt. Yvonne I. Awuy Lantu, bersama seluruh jajaran hamba Tuhan dan pengurus komisi pelayanan pemuda-remaja se-Sulut.


‎​Rangkaian kegiatan YTC GPdI Sulut 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 3 Juli 2026.


‎"Selama sepekan ke depan, puluhan ribu peserta akan digembleng melalui berbagai program rohani, mulai dari Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), seminar karakter, hingga kegiatan positif lainnya yang dirancang khusus untuk memperkuat akar iman dan mentalitas generasi muda gereja," kunci Pdt Hanny Kolondam yang juga sebagai Gembala sidang GPdI Bethlehem Raanan Baru.


‎Hal ini, mendapat apresia dari mantan birokrat handal Sulawesi Utara jang saat ini menjabat Ketua Komisi Pusat Pelayan Pria Pantekosta (KP Pelprip) GPdI, Pdm Drs Meiki Marthen Onibala, S.Th, M.Si.


‎"Sepatutnya kita bersyukur kepada Tuhan Yesus, melalui Panitia Perkemahan yang di Ketuai Pdt Hanny Kolondam, mampu hadirkan Wakil Presiden RI, ini bukan hal yang mudah. Satu hal yang pasti ini semua terjadi berkat sinergi Pemerintah Pusat dan Organisasi gereja terlebih panitia pelaksana," ucap Onibala yang juga menjabat ketua KD Pelprip Sulut.


‎*MidOn*

Senin, 29 Juni 2026

‎Wapres Gibran Apresiasi Perkemahan Pemuda Remaja GPdI Sulut, Tekankan Peran Generasi Muda dalam Menjaga Toleransi  ‎

‎Wapres Gibran Apresiasi Perkemahan Pemuda Remaja GPdI Sulut, Tekankan Peran Generasi Muda dalam Menjaga Toleransi ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR.ID
– Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Perkemahan Pemuda Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara.


‎Kegiatan tahunan yang mengumpulkan ribuan generasi muda ini di awali ibadah di pimpin Ketua Umum MP GPdI, Pdt Dr Johnny Weol, MM, M. Div, M. Th., Senin (29/06/2026). 


‎​Dalam arahannya, Wapres Gibran menyampaikan bahwa pemuda adalah pilar utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, kegiatan positif berbasis kerohanian dan pembangunan karakter seperti perkemahan ini sangat dibutuhkan untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif digitalisasi global.


‎​"Saya sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh pemuda dan remaja GPdI Sulawesi Utara. Perkemahan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi wadah strategis untuk memperkuat kebersamaan, mengasah kepemimpinan, dan memperkokoh rasa cinta tanah air," ujar Wapres Gibran.


‎​Wapres juga menggarisbawahi pentingnya peran Sulawesi Utara sebagai salah satu laboratorium toleransi terbaik di Indonesia. Ia berharap para pemuda GPdI dapat menjadi agen pembawa damai dan pelopor kerukunan antarumat beragama, baik di lingkungan lokal maupun nasional.


‎Sementara itu, Wapres Gibran memberikan apresiasi tinggi atas berbagai capaian pembangunan Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus.


‎"Selamat kepada Bapak Gubernur. Sulawesi Utara berhasil mencatatkan berbagai prestasi, mulai dari penurunan angka kemiskinan, berkurangnya pengangguran, hingga percepatan penurunan stunting. Prestasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan," kata Gibran yang langsung disambut tepuk tangan meriah ribuan peserta.


‎Kehadiran Wapres Gibran didampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. disambut hangat oleh Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu, jajaran pengurus, serta sekitar 30 ribu peserta yang memadati lokasi perkemahan.


‎Gubernur Yulius dalam sambutannya,

‎menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Sulawesi Utara. Ia menegaskan, kunjungan Wakil Presiden menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


‎"Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Presiden. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dan berkolaborasi membangun Sulawesi Utara yang semakin maju," ujar Gubernur.


‎Tak hanya itu, Gubernur juga mengapresiasi GPdI Sulawesi Utara yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui kegiatan kerohanian. Menurutnya, karakter, iman, dan kepemimpinan merupakan bekal penting dalam mencetak generasi penerus bangsa.


‎Ketua MD GPdI Sulut, Pdt Yvonne Awuy-Lantu, mengajak seluruh warga GPdI, khususnya para peserta perkemahan, untuk menjaga ketertiban dan menyambut kehadiran Wapres beserta rombongan dengan keramahan khas Sulawesi Utara.


‎​"Mari kita tunjukkan bahwa Pemuda dan Remaja GPdI Sulut adalah generasi yang tertib, berdampak bagi masyarakat, dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa," ucapnya.


‎Suasana semakin semarak saat Gibran memberikan hadiah apresiasi kepada lima peserta yang tampil memperkenalkan diri dan membagikan pengalaman inspiratif selama mengikuti perkemahan.


‎Momen paling berkesan terjadi ketika Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, didampingi Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran pimpinan GPdI, secara simbolis membuka Perkemahan Pemuda GPdI Sulawesi Utara melalui pemukulan snare drum, disambut gemuruh tepuk tangan puluhan ribu peserta.


‎Ketua Panitia Perkemahan Pemuda Remaja GPdI Sulut 2026, Pdt Drs Hanny Kolondam, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Wakil Presiden. Kehadiran dan apresiasi dari pemerintah pusat ini dinilai menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh peserta dan pengurus pelayanan pemuda.


‎Kegiatan perkemahan yang berlangsung selama limahari ini diisi dengan berbagai program komprehensif, mulai dari ibadah raya, seminar kepemimpinan, lokakarya keterampilan digital, hingga aksi sosial lingkungan.

*MidOn*

Rabu, 17 Juni 2026

‎Kelurahan Sario, Berikan yang Terbaik  Lomba PKK Kota Manado

‎Kelurahan Sario, Berikan yang Terbaik Lomba PKK Kota Manado


MANADO, CARIKABAR.ID
– Suasana penuh semangat dan gotong royong kini menyelimuti wilayah Kelurahan Sario.


‎Lomba Hatinya PKK ini, seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat kelurahan, kader Tim Penggerak (TP) PKK, hingga tokoh masyarakat, bahu-membahu mempersiapkan diri secara maksimal untuk menyambut perlombaan PKK tingkat Kota Manado tahun 2026.


‎​Persiapan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga inovasi program kerja yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut. Pihak kelurahan menyatakan kesiapan mereka untuk menunjukkan hasil nyata dari program-program unggulan yang telah dijalankan selama ini.


‎​Fokus pada inovasi dan keberlanjutandalam menghadapi penilaian tim juri, Kelurahan Sario menekankan pada integrasi 10 program pokok PKK yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.


‎Hal utama yang kami siapkan diantaranya,Hatinya PKK, Optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman pangan dan obat keluarga (TOGA) untuk ketahanan pangan mandiri.


‎​Kesehatan dan Pencegahan Stunting: Penguatan peran Posyandu serta edukasi gizi bagi ibu hamil dan balita sebagai prioritas utama.


‎​Administrasi Terpadu: Kerapian dan ketepatan data dasawisma sebagai basis acuan pembangunan keluarga.

‎​Kebersihan Lingkungan: Program penataan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

‎​

‎​Lurah Sario, Kelurahan Ranotana: Rio Saeh, SE, MSi, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader dan warga yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa selama masa persiapan.


‎​"Kami tidak sekadar mengejar gelar juara dalam perlombaan ini, melainkan fokus pada bagaimana program PKK bisa terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sario. Namun, dengan segala kerja keras dan kekompakan yang telah ditunjukkan warga, kami optimistis bisa memberikan penampilan yang terbaik," ujar Rio Saeh.


‎Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Sario Anggrain Kandou, mengatakan​semangat kompetisi ini diharapkan dapat memacu motivasi warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesehatan keluarga, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.


‎"Masyarakat Sario pun menaruh harapan besar agar inovasi yang ditampilkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lainnya di Kota Manado. TP-PKK pasti telah persiapkan yang terbaik," ucap Kandou.


‎​Saat ini, seluruh persiapan teknis di lapangan telah mencapai tahap final. Kader PKK Kelurahan Sario telah siap memaparkan setiap keberhasilan program kepada tim juri, dengan harapan dapat membawa nama harum wilayah Sario di kancah kota.


‎*MidOn*

Jumat, 12 Juni 2026

Ukir Prestasi, Sario Utara Raih Juara I Kelurahan Terbaik se-Kota Manado 2026

Ukir Prestasi, Sario Utara Raih Juara I Kelurahan Terbaik se-Kota Manado 2026


MANADO, CARIKABAR.ID — Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat kota. Sario Utara resmi ditetapkan sebagai Juara I atau Kelurahan Terbaik I dalam ajang Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Manado Tahun 2026.

​Penetapan juara tersebut diumumkan secara resmi pada Jumat, 12 Juni 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari komitmen, inovasi, serta kerja keras seluruh jajaran pemerintah kelurahan yang bersinergi erat dengan masyarakat dalam memajukan wilayahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti dari kolaborasi yang terbangun antara pemerintah kelurahan, pihak kecamatan, kader masyarakat, serta partisipasi aktif warga dalam mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


‎Berdasarkan hasil penetapan Kelurahan Terbaik Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Manado Tahun 2026, Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Terbaik I (Juara I).

‎Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Terbaik II.

‎Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Terbaik III.

‎Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Harapan I

‎Kelurahan Manado Tua Dua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Favorit.


‎Camat Sario, Jermia Sampul, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kebersamaan dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.


‎“Puji syukur pa Tuhan. Apa yang diraih saat ini merupakan hasil kerja keras, kerja tulus, dan semangat gotong royong dari seluruh pihak. Semua usaha yang dilakukan tidak sia-sia,” ujar Jermia.


‎Ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak cepat berpuas diri. Sebaliknya, kemenangan ini harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.


‎“Semangat terus. Ini menjadi langkah awal untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat berikutnya. Kami akan terus berbenah dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan hasil terbaik saat mewakili Pemerintah Kota Manado di tingkat Provinsi Sulawesi Utara,” tambahnya.

Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan sendiri merupakan instrumen evaluasi pemerintah untuk mengukur capaian penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kelurahan. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola pemerintahan, pembangunan wilayah, kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi yang dilakukan dalam mendukung kesejahteraan warga.

Prestasi yang diraih Kelurahan Sario Utara diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Sario, tetapi juga menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Manado untuk terus memperkuat pelayanan publik dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Dengan modal kekompakan, kerja bersama, dan semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan selama proses penilaian, Kelurahan Sario Utara kini bersiap membawa nama Kota Manado dan bersaing di ajang Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

*MidOn*

Semarak Bulan Bung Karno: Andrei Angouw Resmi Buka FBKM 2026 di Manado Beach Walk

Semarak Bulan Bung Karno: Andrei Angouw Resmi Buka FBKM 2026 di Manado Beach Walk


MANADO, CARIKABAR. ID
– Suasana di kawasan Manado Beach Walk (MBW) mendadak riuh dan penuh warna pada Jumat (12/06/2026). Ribuan masyarakat bersama jajaran pemerintah kota berkumpul untuk menyaksikan pembukaan Festival Bulan Bung Karno (FBKM) 2026.

Acara tahunan yang digelar untuk menghormati sang Proklamator ini resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw. 

Event tahunan yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya ini kembali menjadi ajang untuk mengenang sekaligus meneladani pemikiran dan perjuangan Proklamator RI, Ir. Soekarno.

Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat serta unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Manado, pelaku pariwisata, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Festival Bung Karno Manado tahun ini.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik," ujar Andrei.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga Manado Beach Walk sebagai salah satu ruang publik kebanggaan masyarakat Kota Manado.

"MBW adalah ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat. Ini fasilitas publik yang harus kita jaga bersama karena merupakan milik kita semua," katanya.

Andrei menjelaskan, pelaksanaan Festival Bung Karno setiap bulan Juni bukan tanpa alasan. 

Bulan ini memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup Bung Karno, mulai dari Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, hingga hari wafatnya pada 21 Juni.

"Karena itu setiap bulan Juni kita memperingati Bulan Bung Karno. Tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaan festival ini di Kota Manado," jelasnya.

Lebih lanjut, Andrei berharap seluruh rangkaian kegiatan dan lomba yang digelar selama festival dapat menjadi sarana untuk menggali kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno, khususnya semangat Trisakti.

"Semoga kita bisa mempelajari dan menerapkan semangat Trisakti, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita dan kebersamaan.

"Saya berharap kita semua bergembira, menikmati festival ini, dan semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar sampai selesai," tutup Andrei.

Festival Bung Karno Manado 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai lomba, pertunjukan seni budaya, serta kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Golda Pinontoan, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para General Manager hotel di Manado, serta masyarakat Kota Manado.

*MidOn*

Kamis, 11 Juni 2026

Sinergi Kawal Desa, FISIP Unsrat Gandeng Kejati, Dinas PMDD, dan ABPEDNAS Sulut Sukseskan Tri Dharma dan Relawan Desa

Sinergi Kawal Desa, FISIP Unsrat Gandeng Kejati, Dinas PMDD, dan ABPEDNAS Sulut Sukseskan Tri Dharma dan Relawan Desa


MANADO, CARIKABAR. ID — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Utara. Bertempat di Aula Kampus FISIP Unsrat Manado pada Kamis (11/6/2026), dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) lintas sektor.

Kegiatan dalam rangka Sinergitas Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Relawan Desa dan Pengawalan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), maka FISIP Unsrat Manado menandangani perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah Sulut serta DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulut. 

Penandatanganan perjanjian kerjasama diawali dengan kuliah umum tentang Kolaborasi Penegak Hukum dan Perguruan Tinggi Melalui Program Jaga Desa oleh Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattypeilohy, SH,MH diwakili Asisten Bidang Inteljen Ery Yulianto, SH,MH.

Dekan FISIP Unsrat Manado Dr. Daud Ferry Liando, M.Si menjelaskan maksud perjanjian kerjasama ini adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi para pihak dalam percepatan pemberdayaan, pelayanan publik dan pembangunan desa. 

Adapun tujuanya, kata Ferry Liando yang juga Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut dan DPD Desa Bersatu Sulut untuk mensinergikan potensi, keahlian dan sumber daya yang dimiliki para pihak dalam rangka pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta penguatan kapasitas kelembagaan dan aparatur desa di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP melalui Sekretaris Drs. Jakried K. Maluenseng, M.Sc menyambut baik perjanjian kerjasama ini, dimana sebagai organisasi profesi sekaligus wadah berhimpun dan menyalurkan aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dan mitra strategis dengan pemerintah desa demi kemajuan desa. 

Dengan kerjasama ini, kata Jakried Maluenseng dalam keseharian Ketua Senat Politeknik Negeri Nusa Utara di Tahuna, berbagai program dan kegiatan akan dilakukan bersama dengan FISIP Unsrat Manado, Pemprov Sulut melalui Dinas PMDD Sulut dan Kejati Sulut dalam Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaga Desa. 

Ikut hadir jajaran Pengurus ABPEDNAS Sulut, diantaranya Wakil Ketua Sonny Pondalos, SE, Dr. Magdalena Wulur, MM, Harris VI Sumampouw, AMa.TA, Wakil Bendahara Johanes Tangka, ST,MM, Indry Wantasen.

*MidOn*