Ad 728x90

Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar rapat paripurna penting dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025 serta Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Manado Tahun 2026, Selasa (31/03/2026).


‎​


Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Paripurna ini dihadiri langsung oleh Walikota Manado, Andrei Angouw. Jalannya persidangan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Manado, Mona Kloer, didampingi oleh Wakil Ketua Meykel Damopolii, serta diikuti oleh segenap anggota DPRD dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado.


‎​Jalannya kegiatan persidangan ini
‎​diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan pembukaan resmi dan pembacaan agenda paripurna oleh pimpinan sidang. Dalam rangkaian acara tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Steven Rende turut membacakan surat masuk yang berkaitan dengan agenda pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di lingkup DPRD Kota Manado untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan legislasi.


‎​


Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memaparkan urgensi dari LKPJ Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa laporan ini merupakan refleksi atas kinerja pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun lalu.


‎​"LKPJ tahun 2025 ini akan dilaporkan untuk kemudian ditindaklanjuti oleh lembaga DPRD. Ini merupakan output nyata dari program-program yang sudah berjalan maupun yang akan terus kita kerjakan demi kemajuan Kota Manado," ujar Andrei Angouw.


‎​


Selain pembahasan LKPJ, penetapan Propemperda Tahun 2026 menjadi poin krusial dalam paripurna ini. Penetapan ini bertujuan untuk memberikan landasan hukum yang jelas bagi rencana strategis pemerintah kota dalam satu tahun ke depan, guna memastikan setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku.


‎​Dengan terlaksananya paripurna ini, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kota Manado semakin solid dalam mengawal transparansi anggaran dan efektivitas program pembangunan daerah.


Hasil pelaksanaan dari penugasan pemerintah daerah, setiap program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang diharapkan akan secepatnya dibahas oleh pihak legislatif, serta mendapatkan rekomendasi untuk diimplementasikan dalam program dan kegiatan kedepan.

Sementara itu, Mona Kloer meminta agar pansus yang dibentuk di lembaga politik tersebut untuk segera di bahas untuk memberikan jaminan dalam pembentukan peraturan daerah, guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.


Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan laporan hasil Bampeperda terkait penetapan peraturan daerah oleh Dolfie Angkouw.

Paripurna dihadiri oleh, Sekda dr Steaven Dandel, para Asisten, para kepala SKPD, unsur TNI dan Polri, Camat dan diikuti oleh anggota DPRD Manado.

*MidOn*

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
- Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Manado memasuki babak baru. Sebanyak 320 pelajar dinyatakan lolos verifikasi berkas dan siap melangkah ke tahapan seleksi selanjutnya.

​Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para siswa menengah atas di Ibu Kota Sulawesi Utara tersebut yang bercita-cita menunaikan tugas mulia pada upacara HUT Kemerdekaan RI mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Pembentukan Paskibraka Kota Manado, Steaven P. Dandel, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan dokumen yang diunggah peserta.

‎“Seleksi administrasi ini merupakan tahap awal yang sangat penting. Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai ketentuan. Peserta yang lolos diharapkan mempersiapkan diri dengan baik untuk tahapan selanjutnya,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan peserta agar benar-benar memahami setiap ketentuan dalam pengumuman yang telah disampaikan panitia.

‎“Setiap peserta wajib membaca dan memahami seluruh isi pengumuman. Kelalaian dalam memahami aturan akan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Kami ingin seluruh proses ini berjalan disiplin dan berkualitas,” tambahnya.

‎Steaven menegaskan, keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

‎Dari total 320 peserta yang lolos, terdiri dari 150 putra dan 170 putri, berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kota Manado. Beberapa sekolah dengan jumlah peserta terbanyak antara lain SMA Negeri 7 Manado sebanyak 51 peserta, SMA Negeri 1 Manado sebanyak 50 peserta, serta SMK Negeri 1 Manado dengan 32 peserta. Sementara sekolah lainnya berpartisipasi dengan jumlah bervariasi, mencerminkan tingginya antusiasme pelajar untuk menjadi bagian dari Paskibraka.

‎Jadwal Tahapan Seleksi

‎Panitia juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan tahapan seleksi lanjutan sebagai berikut:

‎7 April 2026

‎Upacara Pembukaan (07.30–09.00 WITA) – Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado

‎Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (09.00–11.30 WITA)

‎Seleksi Intelegensia Umum (13.00–14.30 WITA)

‎10 April 2026

‎Seleksi Kesehatan (07.30–16.30 WITA)

‎14 April 2026

‎Seleksi Parade (07.30–16.30 WITA)

‎17 April 2026

‎Seleksi Kesamaptaan (07.30–16.30 WITA) – Lapangan KONI Sario Manado

‎21 April 2026

‎Seleksi Peraturan Baris Berbaris (07.30–16.30 WITA)

‎24 April 2026

‎Seleksi Kepribadian (07.30–16.30 WITA)

‎Seluruh tahapan seleksi dipusatkan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, kecuali seleksi kesamaptaan yang dilaksanakan di Lapangan KONI Sario.

‎Panitia berharap seluruh peserta yang telah lolos dapat mengikuti setiap tahapan dengan serius, menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta semangat nasionalisme sebagai calon pengibar bendera pusaka.

*MidOn*


Senin, 30 Maret 2026

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

‎​


AIRMADIDI, CARIKABAR.ID
– Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan ibadah fellowship (persekutuan) dalam rangka mempererat sinergitas pelayanan.


‎Kegiatan ini dilaksanakan di Leny's Villa Suwaan, Airmadidi, pada Senin (30/03/2026).


‎​Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Majelis Daerah (MD) GPdI Sulawesi Utara, Pdt Hanny Awuy, M.Th. Kehadiran jajaran pimpinan MD ini memberikan penguatan serta motivasi bagi seluruh pengurus KDP3 dalam mengemban misi penginjilan di Bumi Nyiur Melambai.


‎​Fokus pada Pengembangan Penginjilan

‎​Dalam penyampaiannya, Pdt Hanny Awuy menekankan pentingnya kolaborasi antar-pelayan Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa di era digital yang semakin dinamis.


‎Beliau mengapresiasi semangat KDP3 Sulut yang terus aktif bergerak melayani hingga ke akar rumput.


‎​"Fellowship ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat strategi penginjilan untuk dapat dipercaya di Sulawesi Utara agar lebih berdampak," ujar Sekretaris MD GPdI Sulut tersebut.


‎Sementara itu, Ketua KDP3, Pdt Ferry Rumenser, M. Th, dalam sambutannya, mengingatkan ​untuk terus bekerja selagi dipercayakan. Atmosfer kekeluargaan ujung tombak penjangkauan jiwa ini, memilih lokasi di Leny's Villa Suwaan yang asri menambah nuansa keakraban antar peserta.


‎"Momentum ini, dalam rangka mempertegas program yang sedang di jalankan. Teruslah bekerja sesuai pertunjukan dan arahan pimpinan," terang Pdt Rumenser.


‎Sebelumnya, Bendahara KDP3 Sulut, Pdt Paulus Wotulo, menyampaikan ucapan selamat datang untuk semua unsur pengurus KDP3 pada acara perkuat tali persaudaraan dan pendalaman pemahaman tentang strategi penginjilan.


‎"Mari kita manfaat dengan baik kegiatan ini, untuk menambah energi penginjilan. Dengan kehadiran Sekretaris MD GPdI Sulut ini, kepercayaan kita dalam mendukung program Ketua MD," ucap Pdt Wotulo.


‎Selain ibadah bersama, Sekretaris KDP3, Pdt Jeane Polii menjelaskan, agenda ini diisi dengan sesi diskusi mengenai program kerja ke depan serta evaluasi pelayanan penginjilan yang telah berjalan sepanjang kuartal pertama tahun 2026.


‎"Agenda ini, tidak membahas program baru, tetapi bagaimana kita melaksanakan kegiatan yang sedang dilakukan, apakah telah sesuai dengan program yang telah di tetapkan," ungkap Pdt Polii.


‎​Ibadah fellowship ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesatuan gereja dan kemajuan pelayanan penginjilan di wilayah Sulawesi Utara.


‎*MidOn*


Kamis, 26 Maret 2026

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat  ‎

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR. ID
– Suasana penuh sukacita dan sorak-sorai anak-anak mewarnai kawasan Pantecostal  Camping Ground (PCG) Pinili Klabat selama empat hari terakhir.


‎Pelayanan Anak Pantekosta (Pelnap) GPdI Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan Kids Camp 2026, sebuah ajang pertemuan besar yang bertujuan untuk membina spiritualitas dan karakter generasi muda sejak dini.


‎​Selama empat hari pelaksanaan, Senin-Kamis,23-26 Maret 2026, ribuan anak-anak utusan dari berbagai sidang jemaat lokal di Sulawesi Utara mengikuti rangkaian kegiatan yang edukatif dan inspiratif.


‎Tidak hanya diisi dengan ibadah kreatif dan pendalaman Alkitab, panitia juga menyuguhkan berbagai aktivitas luar ruangan (outdoor) yang membangun kerjasama tim, ketangkasan, dan kemandirian.


‎​Beberapa agenda utama meliputi, ibadah KKR Anak serta berbagai lomba, baik musik maupun bintang vokalis juga pengembangan talenta lainnya.


‎​Ketua Pelnap GPdI Sulut, Pdt Frangky Umboh, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara ini. Pemilihan PCG Pinili Klabat sebagai lokasi dinilai sangat tepat karena suasananya yang asri, mendukung anak-anak untuk lebih dekat dengan alam sekaligus fokus dalam pertumbuhan iman mereka.


‎​"Kami berharap melalui Kids Camp 2026 ini, anak-anak pulang membawa pengalaman spiritual yang berkesan dan karakter yang lebih kuat untuk menjadi garam dan terang di sekolah maupun lingkungan mereka," ucap Pdt Frangky di didampingi Pdt Denny Rantung dan Pdt Frangky Tilaar.


‎Suasana syahdu menyelimuti lokasi perkemahan Kida Camp 2026 Pelnap GPdI Sulawesi Utara saat ribuan anak dan pembina berkumpul melingkari tumpukan kayu yang mulai menjilat langit malam. Momen Api Unggun yang menjadi tradisi puncak perkemahan ini bukan sekadar seremoni penutup, melainkan simbol kobaran semangat melayani bagi generasi muda sejak dini.


‎​Acara resmi ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus mendukung pelayanan anak di tingkat daerah maupun lokal. Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya sinergi antara orang tua, pembina, dan pengurus Pelnap dalam mengawal masa depan generasi penerus gereja.


‎*MidOn*

Rabu, 25 Maret 2026

‎Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) Hadir di Sulut: Misi Menjangkau Jiwa dan Perkuat Sinergi Bersama GPdI ‎

‎Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) Hadir di Sulut: Misi Menjangkau Jiwa dan Perkuat Sinergi Bersama GPdI ‎


MANADO, CARIKABAR. ID – Semangat kegerakan rohani di Sulawesi Utara (Sulut) kian diperkuat dengan kehadiran Benteng Mahanaim Nusantara (BMN).


‎Membawa visi besar untuk menjadi wadah transformasi spiritual, BMN menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung ke tengah masyarakat demi menjangkau jiwa bagi Tuhan.

‎​Kehadiran organisasi ini bukan sekadar menambah daftar lembaga keagamaan, melainkan sebagai bentuk dedikasi nyata dalam memperluas Kerajaan Allah di Bumi Nyiur Melambai.

‎​Visi Menjangkau yang Tak Terjangkau
‎​Dalam pernyataan resminya, perwakilan BMN menekankan bahwa fokus utama pergerakan ini adalah pelayanan yang inklusif dan militan.

‎Ketua Umum BMN, Pdm Drs Meiki Onibala, S. Th,M.Si mengatakan, kehadiran Organisasi sosial keagamaan ini, untuk memberikan pendampingan, penguatan iman, serta misi sosial yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

‎​"Kami hadir dengan hati yang rindu untuk melihat jiwa-jiwa dimenangkan. Sulawesi Utara adalah ladang yang siap dituai, dan Benteng Mahanaim Nusantara ingin menjadi bagian dari penuai-penuai tersebut," ujar Onibala yang juga menjabat Ketua KD Pelprip Sulut dan KP Pelprip.

‎Dikatakan Onibala, ​sinergi dan afiliasi dengan GPdI Sulut, ​sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur dan dampak pelayanan, BMN menyatakan komitmennya untuk berafiliasi dengan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara.

‎"​Langkah afiliasi ini dipandang sebagai bentuk ketaatan terhadap tatanan gerejawi dan keinginan untuk bergerak dalam satu komando kegerakan Pantekosta yang kuat di bawah naungan MD GPdI Sulut," ucap Onibala yang juga sebagai anggota Pelayanan di GPdI Samrat 38 Manado.

‎Sementara itu, Pdp Jersi Lumantow, M. Th, menekankan, sinergi ini diharapkan dapat ​mempercepat perluasan penginjilan di wilayah pelosok. Memperkuat pembinaan jemaat melalui doktrin yang sehat.
‎​Membangun kolaborasi program sosial-keagamaan yang lebih berdampak,
‎​Menuju Indonesia yang Diberkati.

‎​"BMN di Sulut menjadi sinyal positif bagi perkembangan gereja di daerah tersebut. Dengan semangat kebersamaan dan api pelayanan yang menyala, BMN siap berjalan beriringan dengan elemen gereja lainnya untuk memastikan setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan," harap Pdp Jersi.

‎Diketahuinya, Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) telah memiliki legalitas hukum dari Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia, sejak tahun 2023. Kehadiran di Sulawesi Utara juga telah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara.

‎*MidOn*

Senin, 23 Maret 2026

‎Buka Kids Camp Pelnap 2026, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu: Bangun Fondasi Iman Generasi Digital Sulut ‎

‎Buka Kids Camp Pelnap 2026, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu: Bangun Fondasi Iman Generasi Digital Sulut ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR.ID
– Suasana penuh sukacita mewarnai pembukaan kegiatan Kids Camp Pelayanan Anak Pantekosta (Pelnap) GPdI Sulawesi Utara tahun 2026, Senin (23/03/2026).


‎Kegiatan akbar yang mempertemukan ribuan anak-anak sekolah minggu dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara ini resmi dibuka oleh Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI Sulut, Pdt. Yvonne I. Awuy-Lantu.

‎​

    Kadis P3A Pemprov Sulut, Dr Ir Tinneke          Adam


Dalam khotbahnya, Pdt Yvonne menekankan pentingnya membangun fondasi iman sejak usia dini. Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan gereja dan bangsa.


‎​"Anak-anak kita perlu dibekali dengan firman Tuhan dan karakter yang kuat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Melalui Kids Camp ini, kita berharap mereka semakin mencintai Tuhan dan sesama," ujar sosok yang dikenal sebagai tokoh pengayom tersebut.

    Wakil Ketua MD GPdI Sulut, Pdt Dr                    Wempie Ku mending, SH, MH


Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam sambutannya, yang dibacakan Dr Ir Tienneke Adam, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara, menyampaikan anak-anak perserta kids camp GPdI Sulawesi Utara sangat menentukan masa depan bangsa.


‎"Generasi anak, bukan sekedar menunjukan prestasi tetapi menumbuhkan iman. Selamat dan sukses buat Kids Camp 2026 Pelnap GPdI Sulawesi Utara," ungkap Adam.

    Pemukulan tetengkoren, pembukaan              acara Kids camp 2026 Pernah GPdI Sulut


Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara mengharapkan, dengan momentum kids camp, Anak-anak akan mengikuti acara demi acara selamat pelaksana acara yang akan mendapatkan nasehat rohani.


‎"Sesuai tema kegiatan ini, anak-anak akan lebih baik, karena itu kami berharap semua kegiatan akan diikuti dengan baik, sehingga tujuan kegiatan ini benar-benar menjadi berkat," terang Wakil Ketua MD GPdI Sulut, Pdt Dr Wempie Ku mending, SH, MH.

‎Dikatakan Ketua KP Pelnap, Hardi Rusmawan Halim, menyampaikan apresiasi kepada KD Pernah Sulut dalam gelaran tahunan anak GPdI. Ini moment yang berharga untuk melengkapi generasi perkasa dalam iman.

‎"Diharapkan melalui momentum Kids Camp 2026 ini, lahir generasi "Anak Pantekosta" yang tangguh, takut akan Tuhan, dan siap menjadi berkat di mana pun mereka berada," ucap Halim.

‎Ketua Komisi Daerah (KD) Pelnap GPdI Sulut, Pdt Frangky Umboh, menyatakan rasa syukurnya atas kehadiran peserta yang membludak.

‎"Hal ini menunjukkan kerinduan yang besar dari jemaat-jemaat lokal untuk membina generasi muda mereka melalui wadah perkemahan ini," kata Pdt Frangky.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Kids Camp 2026, Henny Herawaty Wardana, ​kegiatan yang berlangsung di Pantecostal Camping Ground (PCG) Pinili Klabat di hadiri kurang lebih 4.000an peserta ini mengusung berbagai program kreatif dan rohani.

‎"Sesuai randown acara, di antaranya, ​Ibadah Kebangunan Rohani Anak, ​Workshop Kreativitas Mengasah bakat anak​, ​Sesi Motivasi, untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan berprestasi," sebut Wargana.

‎​Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan tetengkoren, yang disambut dengan sorak-sorai meriah dari seluruh peserta dan pendamping yang hadir.

‎*MidOn*

‎​

Senin, 16 Maret 2026

Disnaker Manado Diperiksa Pemkot, Sekda Tegaskan Penegakan Disiplin ASN

Disnaker Manado Diperiksa Pemkot, Sekda Tegaskan Penegakan Disiplin ASN


MANADO, CARIKABAR.ID 
– Pemerintah Kota Manado melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan pemeriksaan internal terhadap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado, Fadly Kasim, pada Senin (16/03/2026).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Pemeriksaan yang berlangsung di Ruang Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Manado ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Manado, dr Steven Dandel, didampingi oleh Asisten I Julises Oehlers, Asisten II Atto RM Bulo, Asisten III Donald Supit, serta Kepala BKPSDM Otniel Tewal.


Pemeriksaan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi (tabayyun) atas pernyataan saudara Fadly Kasim yang sempat viral di media sosial. Pernyataan tersebut dinilai telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat serta lingkungan birokrasi, khususnya terkait poin-poin mengenai kesejahteraan ASN dan eksistensi organisasi Korpri.

​Sekretaris Daerah Kota Manado menegaskan bahwa setiap ASN, terutama yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, memiliki tanggung jawab untuk menjaga etika komunikasi publik dan kepatuhan terhadap garis kebijakan organisasi.​

"Pemeriksaan ini adalah bentuk pembinaan profesi dan penegakan kode etik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pejabat publik di lingkungan Pemkot Manado tetap fokus pada pelayanan masyarakat dan tidak mengeluarkan narasi yang dapat memicu kegaduhan atau multitafsir di ruang publik," ujar Sekda.

Daniel juga menegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara terikat oleh aturan perundang-undangan yang mengatur sikap, perilaku, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

“Dalam konteks aparatur sipil negara, ada warga negara yang terikat undang-undang, di mana tindakan dan sikap yang ditunjukkan harus benar-benar mengayomi masyarakat. Oleh karena itu, jika ada kegaduhan yang ditimbulkan oleh aparatur sipil negara, sebagai bagian dari Pemerintah Kota Manado kami ditugaskan oleh pejabat pembina kepegawaian untuk melaksanakan penegakan disiplin, terutama untuk mengoreksi tindakan yang menyebabkan kegaduhan,” ujar Dandel.

Pemerintah Kota Manado saat ini masih mendalami hasil klarifikasi tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. 

Dalam pernyataan yang beredar luas di media sosial, Fadly menyampaikan pandangannya terkait kesejahteraan ASN dan kemungkinan langkah yang dapat diambil jika terjadi pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Menurut saya ini menjadi tantangan bagi Pak Sekda sebagai Ketua Korpri. Setiap apel selalu dibacakan Panca Prasetya Korpri tentang peningkatan kesejahteraan, tetapi kalau TPP hilang bagaimana. Jadi salah satu yang bisa dilakukan yakni koordinasi semua ketua-ketua Korpri kemudian mogok kerja. Saya rasa teman-teman ASN akan mendukung, karena mungkin hanya itu yang bisa dilakukan. Baru nanti Presiden lihat apakah bisa kerja tanpa ASN,” ujarnya dalam pernyataan yang beredar.


‎Tidak hanya itu, Fadly juga menyinggung contoh aksi protes yang pernah dilakukan kalangan hakim yang menurutnya berhasil memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka.

*MidOn*